- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
Ketua PWI Sumut Farianda Bantah Dugaan Dana Hibah dari Pemda Sumut yang dikorupsi

Keterangan Gambar : Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik.(Poto: Istimewa)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik membantah adanya dugaan dana hibah dari Pemda Sumut yang dikorupsi atau tidak dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya.
Farianda menegaskan bahwa informasi itu tidak benar dan keliru, semua terkait dana hibah telah dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya.
Baca Lainnya :
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Ketua DK PWI Atal Depari : UKW Jadi Benteng Profesionalisme Wartawan
- Dewan Pers Berikan Mandat RRI Gelar UKW Siber, Perkuat Profesionalisme Pers Digital
- UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya Digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Hendry Ch Bangun Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI dalam Jurnalisme
" Gak benar ini, gak mungkin dana hibah dikorupsi, semua dipertanggung jawabkan, satu rupiah pun dipertanggung jawabkan. Sudah puluhan wartawan nanya yg sama," terang Farianda saat dikonfirmasi awak media melalui seluler, Senin,(06/05/2024).
Sebelumnya beredar informasi, Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Pusat menerima laporan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) secara rutin memberikan dana hibah senilai Rp. 1,5 miliar kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut.
Dalam laporan tersebut disebutkan, PWI Sumut yang dipimpin Farianda Putra Sinik, tidak pernah membuat laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan dana hibah tersebut secara transparan, serta tidak adanya laporan mengenai bantuan dana hibah lainnya.
"Sebagai tanggapan atas hal tersebut, PWMOI Pusat mengacu pada Undang-Undang Informasi Publik, meminta pertanggungjawaban dari PWI Sumut terkait penggunaan dana hibah tersebut dalam kurun waktu 5 tahun terakhir," kata Ketua PWMOI - DRS. KRH. HM. JUSUFRIZAK, SH, SE, M.Si dalam keterangan yang diterima, Minggu (5/5).
Dijelaskan, sikap kritis wartawan ini dipicu oleh kasus dugaan korupsi atau penggelapan dana hibah Kementerian BUMN sekitar Rp. 2,9 miliar yang dialokasikan kepada PWI Pusat untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), di mana empat pengurus pusat PWI terlibat.
"Dalam konteks ini, DPP PWMOI sedang mempertimbangkan mengirimkan surat resmi tertulis untuk meminta klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut terkait masalah ini," tegas Ketua PWMOI.
Sementara, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumut, Drs M Syahrir ketika diminta tanggapan terkait tidak adanya laporan pertanggungjawaban dana hibah dari Pemprov Sumut mengatakan, agar awak media menghubungi Ketua PWI Sumut.
"Silahkan ke Ketua PWI Sumut minta klarifikasinya," kata Syahrir, Senin (6/5).(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)












