- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031
.jpg)
Keterangan Gambar : Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031
MEGAPOLITANPOS.COM, Jombang, — Presiden Prabowo Subianto resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Penutupan Muktamar ke-35 NU tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia. Dalam forum tersebut, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.
Gus Kikin memperoleh suara terbanyak dengan 472 suara.
Baca Lainnya :
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
- Pangkogabwilhan II Hadiri Puncak HUT TNI Ke-81.
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
Saat menutup Muktamar, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan NU yang terpilih.
"Saya ucapkan selamat kepada pimpinan NU yang terpilih," kata Presiden Prabowo.
Presiden kemudian secara resmi menutup rangkaian Muktamar ke-35 NU.
"Pada siang hari ini, Senin, 31 Agustus 2026 dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama," ujar Prabowo.
Prabowo Terima KTA NU
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama.
KTA tersebut diserahkan langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Penyerahan turut didampingi Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), serta Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Prabowo menyebut pemberian KTA NU tersebut sebagai sebuah kehormatan besar.
Presiden bahkan memberikan perhatian khusus pada keterangan mengenai status keanggotaan yang tercantum pada kartu tersebut.
"Ini kehormatan besar bagi saya dan ini di sini, ada luar biasa lagi di sini. Di bawahnya disebut anggota seumur hidup. Ini luar biasa ini," kata Prabowo.
Pemberian KTA tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Prabowo Apresiasi Muktamar NU
Sebelumnya, kedatangan Presiden Prabowo di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas disambut oleh Gus Kikin, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, serta Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH Mohammad Hasib Wahab Chasbullah atau Gus Hasib.
Dalam sambutannya, Prabowo memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung dalam suasana guyub, rukun, dan damai.
Menurut Prabowo, pelaksanaan Muktamar tersebut menunjukkan bahwa perbedaan pendapat dan kompetisi dalam sebuah organisasi dapat berlangsung secara sehat tanpa menghilangkan semangat persaudaraan.
Presiden menilai NU telah memberikan contoh penting bagi masyarakat Indonesia mengenai bagaimana organisasi besar dapat menjalankan proses pergantian kepemimpinan melalui musyawarah secara tertib.
"Tapi saya kira NU memberi contoh kepada seluruh bangsa. Bagaimana suatu organisasi yang anggotanya puluhan juta, pesantrennya ribuan, kiainya puluhan ribu, tapi bisa melaksanakan Muktamar dengan sukses, dengan damai, dengan rukun," pungkasnya.
Dengan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031, Muktamar ke-35 NU sekaligus menjadi awal kepemimpinan baru PBNU untuk lima tahun mendatang.(AS/MP).





.jpg)










