- Wukuf di Arafah Jadi Simbol Harapan Perdamaian Dunia Saat Haji 2026 Berlangsung
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Kementan Perkuat Program Makan Gizi Gratis

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempersiapkan program makan bergizi gratis melalui penguatan produksi dalam negeri.
Hal itu disampaikan Bamsoet saat audiensi dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementan, Jalan Harsono RM, Ragunan, Selasa (6/8/2024).
Dengan demikian, lanjut Bamsoet, Indonesia tak perlu lagi bergantung pada kebijakan impor karena semua kebutuhannya sudah dipersiapkan secara baik.
Baca Lainnya :
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
"Saya kira Kementerian Pertanian sudah siap terutama untuk mengurangi impor. Dan ini kita berupaya terus mendorong Kementan memperkuat produksi dalam negeri. Saya rasa itu jauh lebih baik," ujar Bamsoet.
Menurut Bamsoet, makan bergizi gratis adalah perintah negara yang memiliki perhatian khusus pada peningkatan kualitas SDM serta kesejahteraan rakyat. Karena itu, dia mengaku optimis program tersebut adalah program tepat yang bisa membawa Indonesia jauh lebih kuat dan berkualitas.
"Makan gizi ini adalah perintah negara untuk mensejahterakan rakyat sekaligus meningkatkan pendidikan dan intelektual masyarakat agar lebih baik dan berkualitas," katanya.
Bamsoet mengatakan, pemenuhan gizi bagi anak-anak bangsa mutlak dilakukan agar Indonesia mampu sejajar dengan negara-negara maju seperti China, Korea dan Jepang. Maka itu, pertanian menjadi sektor penting sekaligus garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan dan asupan.
"Ya mereka (negara maju) memiliki gizi yang baik, asupan kalori yang cukup dari anak-anak sampai ke dewasa. Nah kita harus bisa melaksanakan persiapan ini dari sekarang. Mudah-mudahan dengan program bergizi ini dalam kemampuan 5-10 tahun ke depan Kita bisa mengejar ketinggalan kemampuan anak-anak kita," katanya.
Bamsoet menegaskan bahwa apa yang dilakukan Menteri Pertanian saat ini sudah sangat tepat, yaitu meningkatkan produksi dalam negeri untuk menekan impor. Dia berharap, persiapan ini mampu mensukseskan program Presiden terpilih ketika dilantik pada Oktober mendatang.
"Pak Menteri tadi menyampaikan bahwa Kementan sudah mempersiapkan (program makan bergizi gratis) lebih awal sehingga nanti begitu pelantikan Presiden terpilih program ini sudah berjalan," jelasnya. ** (Anton)

















