- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
- Kejari Kota Tangerang Musnahkan BB 210 Perkara, Pidum Dan Pidsus.
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Terkait surat konfirmasi yang dilayangkan oleh Perhimpunan Wartawan Hukum Indonesia (PWHI) Kota Tangerang, surat pertama tanggal 29 April 2026 dan surat kedua tanggal 18 Mei 2026, perihal konfirmasi mengenai pembelian kamera dan lensa, sampai berita ini dibuat belum ada respon atau tanggapan dari Camat Karang Tengah Kota Tangerang. Sabtu (23/5/26).
Titus Yan Huler, S.H., Ketua PWHI Kota Tangerang mengatakan Camat Karang Tengah sebagai pejabat publik, wajib memberikan informasi sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Titus mengatakan dalam isi surat yang dilayangkan kepada camat Karang Tengah, mengenai pembelian kamera merk Canon EOS 6D Mark II dan lensa Kit EF 24-105 mm f/41 sebesar Rp 44 juta tahun anggaran 2025.
Baca Lainnya :
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
"Kami mempertanyakan anggaran pembelian kamera tersebut, karena melalui searching di online ada harga yang lebih rendah dari anggaran tersebut, kenapa membeli yang lebih mahal," ujarnya.
Menurut Titus dalam hal ini Camat Karang Tengah melakukan penolakan menjawab secara diam diam (fiktif negatif), dan pelanggaran kewajiban pelayanan informasi publik.
"Jika surat kami tetap tidak ditanggapi maka kami akan mengajukan sengketa informasi ke Komisi Informasi," tutupnya.(*"/Jhn)

.jpg)







.jpg)





