- Kurangi Kiriman ke Bantar Gebang, Kelurahan Cawang Terapkan Pengolahan Sampah dari Sumber
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Menteri PU Dody: 222 Dapur MBG - SPPG di Daerah 3T Sudah Dibangun
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
- Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda
- Koramil 07/Pda Bersama DLH Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Di Perigi Baru
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah
- Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
- Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun

Keterangan Gambar : Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Upaya percepatan swasembada gula nasional terus diperkuat melalui penyediaan benih tebu berkualitas. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama CV LangBuana sukses mengembangkan Kebun Benih Dasar (KBD) di Kabupaten Blitar. Proyek yang diinisiasi sejak November 2025 tersebut kini telah memasuki masa panen dan siap didistribusikan kepada para petani.
Benih dari KBD ini diprioritaskan bagi petani tebu yang terdaftar dalam program Bongkar Ratoon (BR), sebuah langkah strategis pemerintah untuk mengganti tanaman tebu tua dengan bibit baru guna meningkatkan produktivitas lahan.
Rincian Luasan dan Sertifikasi KBD
Baca Lainnya :
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pemkot Tangerang Pastikan SD Swasta Gratis dan Negeri di Kota Tangerang Sama-Sama Berkualitas
- Budidaya Melon Lahan Sempit Untuk Daerah Perkotaan
- Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Nglegok Dampingi Petani Kelola Lahan Jagung
Total luas Kebun Benih Dasar di Kabupaten Blitar mencapai 250 hektare (ha) yang tersebar di 54 titik lokasi. Untuk menjamin mutu fisik, fisiologis, dan genetiknya, pihak UPTD Perbenihan Tanaman Perkebunan Provinsi Jawa Timur telah melakukan proses sertifikasi dengan rincian sebagai berikut:
• Varietas AAS AGRIBUN: 219 hektare (Tersertifikasi)
• Varietas BULULAWANG: 24 hektare (Tersertifikasi)
• Proses Susulan: 6 hektare lainnya dijadwalkan menyusul untuk sertifikasi pada bulan depan.
Dengan total luasan tersebut, ketersediaan bibit dipastikan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Program Bongkar Ratoon seluas 1.500 hektare.
Rencana Distribusi dan Tanam Perdana
Pendistribusian benih akan dilakukan secara simbolis pada tanggal 20 Mei 2026. Acara ini akan ditandai dengan prosesi Tanam Perdana yang akan dihadiri langsung oleh Bupati Blitar beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar. Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan dukungan penuh pemerintah setempat terhadap sektor perkebunan tebu sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Mengenal Keunggulan Tebu Varietas AAS AGRIBUN
Pemilihan varietas AAS AGRIBUN dalam program ini didasari oleh keunggulan teknis yang signifikan dibandingkan varietas lama. Berikut adalah beberapa keunggulannya:
1. Produktivitas Tinggi: Memiliki potensi bobot tebu yang tinggi per hektare, sehingga meningkatkan pendapatan kotor petani.
2. Rendemen Tinggi: Varietas ini dikenal memiliki kadar gula (rendemen) yang optimal dan stabil, sangat disukai oleh pihak Pabrik Gula.
3. Ketahanan Penyakit: Lebih moderat dan tahan terhadap serangan hama serta penyakit utama tebu, seperti penyakit Luka Api (smut) dan virus mosaik.
4. Kemampuan Ratoon yang Baik: Memiliki daya tumbuh tunas (keprasan) yang kuat pasca panen, sehingga petani tidak perlu sering melakukan bongkar ratoon di tahun-tahun berikutnya.
5. Adaptasi Luas: Mampu tumbuh dengan baik di berbagai tipologi lahan di wilayah Jawa Timur, termasuk pada kondisi lahan dengan ketersediaan air yang terbatas.
Melalui kemitraan dengan CV LangBuana, diharapkan distribusi benih unggul ini menjadi titik balik kebangkitan industri tebu di Kabupaten Blitar menuju target swasembada gula nasional. ( za/mp )
















