- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
Kasus Pencabulan Penghuni PP Darussalam An Nur Mendapat Perhatian DPRD Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Heboh kasus pencabulan anak penghuni Panti Asuhan Darussalam An'Nur, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang tak luput dari perhatian DPRD Kota Tangerang. Wakil rakyat turut prihatin atas kasus yang terjadi.
"Yang pertama tentu menyesalkan dan prihatin atas kejadian ini karena telah mencoreng citra panti asuhan yang seharusnya memberikan pengayoman kepada anak-anak yang diasuhnya. Berikutnya kami juga mengajak semua pihak untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar pelaku dapat diberikan hukuman yang seadil-adilnya," ujar Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo, Rabu (9/10/2024).
Selain itu dewan asal Fraksi PKS ini menerangkan, pemerintah harus memastikan pendampingan kepada korban dalam aspek penanganan trauma psikis hingga korban dapat memulihkan kondisi mentalnya untuk menjalani kehidupan ke depannya, lantaran masa depan mereka masih panjang.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan Ketat Program MBG
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
"Kami juga mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk melakukan evaluasi untuk perbaikan mekanisme pendirian dan pengawasan panti asuhan agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang," ucapnya.
Dia juga menilai perlu dilakukan analisa kembali menyangkut akar masalah bersama dengan Dinsos sebagai leading sector untuk kemudian hasil analisa tersebut perlu dilakukan evaluasi untuk perbaikan mekanisme pendirian dan tata kelola pengawasan panti asuhan di Kota Tangerang.(**)

















