- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

Keterangan Gambar : Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna.
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Fenomena antrean panjang dan aksi panic buying bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah dinilai menjadi sinyal serius bagi ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna.
Menurut Ateng, peristiwa tersebut tidak hanya dipicu oleh kepanikan masyarakat, tetapi juga mencerminkan persoalan mendasar dalam sistem distribusi energi di Indonesia.
Ia menyoroti adanya defisit infrastruktur penyimpanan (storage) BBM serta lemahnya mekanisme logistik dan rantai pasok energi nasional. Kondisi ini membuat sistem pasokan menjadi rentan ketika terjadi gangguan distribusi atau gejolak informasi di masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
"Fenomena antrean panjang dan panic buying BBM di sejumlah wilayah menjadi alarm bagi ketahanan energi nasional," ujar Ateng dalam keterangan di akun instagram pribadinya. Rabu, (11/03/2026).
Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu menegaskan pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis untuk memperkuat cadangan energi nasional.
Beberapa langkah yang ia dorong antara lain pembangunan storage BBM strategis di berbagai wilayah, penguatan digitalisasi pengawasan rantai pasok energi, serta sinkronisasi pembangunan kilang agar sistem distribusi energi nasional lebih kuat dan andal.
Ateng menilai, tanpa perbaikan menyeluruh pada infrastruktur penyimpanan dan sistem logistik, potensi kepanikan masyarakat akibat isu kelangkaan BBM bisa terus berulang di masa mendatang.
"Ketahanan energi harus dibangun dengan sistem yang kuat, mulai dari cadangan hingga distribusinya," tegasnya.
Fenomena antrean BBM yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini pun menjadi perhatian publik dan memicu diskusi mengenai kesiapan infrastruktur energi Indonesia menghadapi lonjakan permintaan maupun gangguan distribusi. ** (Agit)

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)



.jpg)




