- DPMPTSP Barito Utara Perkuat Pengawasan Investasi, Pastikan Kepatuhan Pelaku Usaha
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
- Inovasi Produk Makanan dan Minuman Mendunia, SIAL 2026 Hadirkan 10 Finalis Terbaik
- DPRD Provinsi Maluku Desak Penertiban DAS Waitomu, Wajo: Konstruksi Harus Dibongkar
- Empat OPD Pemprov Maluku Dievaluasi, Komisi II DPRD Provinsi Catat Perkembangan Positif
- Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun
Kapolri Tegaskan Penanganan Kasus Vina Cirebon Harus Memberi Rasa Keadilan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pengusutan kasus Vina harus ditangani secara tuntas, profesional, transparan dan memberikan rasa keadilan. Kasus tewasnya Vina dan Eky di Cirebon masih terus didalami kepolisian meski saat ini kasus itu sudah sampai ke Pengadilan.
“Kami meminta agar kasus tersebut betul-betul ditangani secara tuntas, profesional, transparan, karena ini menjadi perhatian publik. Berikan rasa keadilan,” kata Kapolri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2024).
Baca Lainnya :
- Bela Kehormatan Santri, Pemuda Formula dan PBM Minta Polri Usut Dugaan Pelanggaran SOP
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Kabar Duka dari Dunia Hukum, Kamaruddin Simanjuntak Meninggal pada Senin Dini Hari
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
Kapolri mengakui kasus Vina Cirebon telah menjadi perhatian publik. Meski peristiwa pembunuhan terjadi pada 2016, kini Polri tetap melihat lebih dalam ke kasus tersebut.
“Bahwa ini menjadi perhatian publik, sehingga kita minta semuanya untuk turun melihat peristiwa yang terjadi, walaupun saat ini sebenarnya kasus tersebut sudah ada di pengadilan, sudah ada putusan inkrah, kasasi. Namun kami minta untuk didalami,” kata Sigit.
Kapolri pun menerjunkan tim dari Markas Besar Polri untuk mendalami kasus tersebut. Salah satu cara yang diintruksikan Kapolri yaitu investigasi berdasarkan sains (scientific crime investigation), Alat bukti harus cukup dan lengkap.
“Terkait dengan kasus Vina, ini kan menjadi perhatian publik. Kami sudah pesan kepada Polda Jawa Barat, dan juga menurunkan tim asistensi dari Propam, dari Irwasum, dari Bareskrim Polri,” kata Kapolri.
Sekedar informasi, Propam atau Divisi Profesi dan Pengamanan Polri merupakan satuan yang berada di tingkat pusat, bertanggung jawab atas masalah pembinaan profesi dan pengamanan di internal Polri. Tugasnya adalah menegakkan disiplin internal serta melayani aduan masyarakat soal adanya penyimpangan tindakan anggota Polri dan PNS Polri.
Irwasum atau Inspektorat Pengawasan Umum Polri adalah satuan di tingkat pusat, merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan di Polri. Tugasnya adalah mengawasi polisi dan memberi penjaminan kualitas serta konsultasi kegiatan pengawasan lembaga pengawas eksternal di lingkungan Polri. Irwasum juga bertugas me-review untuk memberikan keyakinan terbatas mengenai kerja-kerja polisi agar sesuai standar, juga melakukan pemantauan dan evaluasi.( AS).




.jpg)



.jpg)







