- BNI Sabet Dua Penghargaan ARA 2024, Bukti Transparansi dan Tata Kelola Semakin Kuat
- Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan
- Komisi IV Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran Dengan DTSEN
- Wamenkop Farida Perkuat Sinergikan Koperasi Milik Ormas Islam Masuk Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Kemenkop Latih Mamak-Mamak Perajin Tenun NTT Untuk Berkoperasi
- KPUD Jakarta Rilis Jumlah Pemilih Menjadi 8.239.242 di Semester II 2025
- Kerusuhan Meletus di TMP Kalibata, Warung dan Kendaraan Dibakar Massa
- Komisi II Gelar Raker Dengan Perumda PPJ
- Program MBG Kembali Disorot Usai Mobil Pengangkut Makanan Tabrak Siswa SD
- Bupati Lepas 34 Calon Jemaah Umrah, H. Nurul Anwar Sampaikan Doa Dan Harapan
Jakarta Mantapkan Diri Jadi Global Wellness City, Wagub Rano Karno Buka FGD Jakarta Wellness Tourism with ETNAPRANA
.jpg)
Keterangan Gambar : Wagub Jakarta Rano Karno hadir di Forum Group Discussion (FGD) “Jakarta Wellness Tourism with ETNAPRANA”.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat langkah strategis menjadikan ibu kota sebagai Global Wellness City melalui penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) “Jakarta Wellness Tourism with ETNAPRANA”. Acara yang berlangsung di Penn Jakarta Resto ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem wellness tourism berbasis budaya Betawi dan inovasi modern.
“Jakarta memiliki modal budaya, kreativitas, dan inovasi kesehatan yang luar biasa. Wellness tourism bukan hanya peluang ekonomi, tetapi cara kita merawat identitas kota dan masyarakatnya,” ujar Rano Karno dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Jakarta Mantapkan Diri Jadi Global Wellness City, Wagub Rano Karno Buka FGD Jakarta Wellness Tourism with ETNAPRANA
- DKI Jakarta Evaluasi POPNAS XVII: Siwo PWI Jaya dan KONI Rumuskan Strategi Pembinaan Atlet Muda
- Indonesia dan Suriname Kolaborasi Ajukan Aksara Pegon dan Jawa ke UNESCO
- UKP Mardiono: Masalah Kemiskinan Akan Berkorelasi Erat Dengan Ketahanan Pangan
Kearifan Lokal Betawi Jadi Pilar Wellness Jakarta
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para narasumber sepakat bahwa budaya Betawi berperan penting dalam membentuk identitas wellness Jakarta. Berbagai tradisi Betawi dipandang sebagai kekayaan berharga yang dapat dikemas menjadi pengalaman kesehatan dan kebugaran bernilai tinggi bagi wisatawan.
Beberapa tradisi yang disorot meliputi:
Pijet Pulen Legit, pijat Betawi dengan teknik tekanan lembut namun dalam, efektif untuk relaksasi dan pemulihan otot.
Tangas Betawi, ritual mandi uap tradisional berbahan rempah untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh.
Aromatherapy & Essentia Oil khas Betawi, yang kini dikembangkan secara terstandar melalui Gaya Spa Wellness.
Tak hanya itu, Bir Pletok, minuman herbal khas Betawi, turut mendapat perhatian sebagai ikon healthy beverage yang mulai diminati wisatawan mancanegara.
Inovasi Medis Modern Perkuat Ekosistem Wellness
Selain mengangkat budaya Betawi, pengembangan wellness tourism Jakarta juga ditopang pendekatan medis modern. Para ahli memaparkan potensi:
Medical massage berbasis anatomi dan evidence-based untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban yang rentan gangguan muskuloskeletal.
Teknologi terapi regeneratif canggih seperti stem cell dan secretome dari Kalbe Regenic, yang produksinya hanya tersedia di Jakarta. Inovasi ini menjadikan Jakarta sebagai pusat penting perkembangan terapi regeneratif di Indonesia.
Sinergi antara kearifan lokal dan inovasi medis modern ini dipandang sebagai kekuatan kompetitif Jakarta dalam bersaing di tingkat global.
Langkah Strategis Pemprov DKI Jakarta
Melalui forum ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan empat komitmen utama:
1. Mengembangkan industri wellness berbasis budaya dan identitas Betawi.
2. Memperkuat UMKM wellness dan pelaku ekonomi kreatif.
3. Mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah.
4. Menjadikan Jakarta pusat pengembangan Secretome & Stem Cell di Asia Tenggara.
Momentum Kolaborasi Menuju Global Wellness City
FGD ini mempertemukan pemerintah, peneliti, pelaku industri wellness, komunitas budaya Betawi, hingga sektor kesehatan dalam satu ruang diskusi. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi momentum penting untuk mengakselerasi Jakarta sebagai kota yang sehat, kreatif, berbudaya, dan berdaya saing global.
Dengan perpaduan tradisi Betawi yang kaya dan teknologi kesehatan kelas dunia, Jakarta semakin percaya diri dalam mewujudkan visinya sebagai Global Wellness City.(Al/Hw).










.jpg)






