- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
Hari Angklung Sedunia, Bupati Majalengka H Eman Suherman Ingatkan Nilai Filosofinya

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Semarak Hari Angklung Sedunia di Kabupaten Majalengka berlangsung di SMPN 1 Majalengka, ratusan siswa/i mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memainkan angklung penuh nada mengikuti arahan pemimpin ansambel.
Ungkapan rasa bangga serta apresiasi pun mewarnai suasana ditempat itu, mengingat SMPN 1 Majalengka telah menjadi inisiator peringatan Hari Angklung Sedunia 2025 di daerah.
"Kita telah saksikan bersama, semua peserta memainkan angklung bersama-sama, saya sampai merinding dan ini bukan pertama kalinya saya juga ikut memainkan angklung. Sejenak teringat bahwa setiap nada ada nilai filosofinya," kata, Bupati Majalengka H Eman Suherman kepada awak media. Senin, (17/11/2025)
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
Dijelaskan, bermain angklung mengajarkan nilai dasar yang sangat relevan bagi kehidupan, kebersamaan, harmoni, kekompakan, saling melengkapi, dan saling menguatkan.
"Sebuah angklung tidak bisa menghasilkan bunyi indah jika dimainkan sendiri begitu pula kehidupan yang membutuhkan kolaborasi dan kerja sama," jelasnya.
Bupati menambahkan, bayangkan kalau nilai-nilai ini benar-benar kita terapkan dalam keseharian dan pemerintahan.
"Jika dalam kehidupan ini diterapkan maka akan menghasilkan tujuan yang di inginkan yaitu menghasilkan nada yang seirama. Disinilah pentingnya kebersamaan, kekompakan, saling mengasihi, saling melengkapi itulah yang akan membuat kita menjadi masyarakat yang kuat," ungkapnya," ungkapnya.
Disisi lain, filosofi angklung sejalan dengan nilai-nilai luhur budaya Sunda yang tidak lekang oleh zaman. Yaitu prinsip hidup seperti "hirup kudu nyunda, ulah lolongson, ulah sohor tapi tekor"
"Disana terdapat arti bahwa dalam setiap keputusan, masyarakat harus berpegang pada kearifan lokal, kesederhanaan, dan kebijaksanaan," tuturnya.
Diakhir, bupati menegaskan memberikan dukungan penuh seperti kegiatan ini. Berharap ini terus dikembangkan dan diperluas. Kedepan, berencana pertunjukan angklung sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Majalengka.
"Menghidupkan filosofinya dalam kehidupan kita sehari-hari dan harus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah," tutupnya. ** (Agit)








.jpg)






