- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
Hari Angklung Sedunia, Bupati Majalengka H Eman Suherman Ingatkan Nilai Filosofinya

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Semarak Hari Angklung Sedunia di Kabupaten Majalengka berlangsung di SMPN 1 Majalengka, ratusan siswa/i mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memainkan angklung penuh nada mengikuti arahan pemimpin ansambel.
Ungkapan rasa bangga serta apresiasi pun mewarnai suasana ditempat itu, mengingat SMPN 1 Majalengka telah menjadi inisiator peringatan Hari Angklung Sedunia 2025 di daerah.
"Kita telah saksikan bersama, semua peserta memainkan angklung bersama-sama, saya sampai merinding dan ini bukan pertama kalinya saya juga ikut memainkan angklung. Sejenak teringat bahwa setiap nada ada nilai filosofinya," kata, Bupati Majalengka H Eman Suherman kepada awak media. Senin, (17/11/2025)
Baca Lainnya :
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
Dijelaskan, bermain angklung mengajarkan nilai dasar yang sangat relevan bagi kehidupan, kebersamaan, harmoni, kekompakan, saling melengkapi, dan saling menguatkan.
"Sebuah angklung tidak bisa menghasilkan bunyi indah jika dimainkan sendiri begitu pula kehidupan yang membutuhkan kolaborasi dan kerja sama," jelasnya.
Bupati menambahkan, bayangkan kalau nilai-nilai ini benar-benar kita terapkan dalam keseharian dan pemerintahan.
"Jika dalam kehidupan ini diterapkan maka akan menghasilkan tujuan yang di inginkan yaitu menghasilkan nada yang seirama. Disinilah pentingnya kebersamaan, kekompakan, saling mengasihi, saling melengkapi itulah yang akan membuat kita menjadi masyarakat yang kuat," ungkapnya," ungkapnya.
Disisi lain, filosofi angklung sejalan dengan nilai-nilai luhur budaya Sunda yang tidak lekang oleh zaman. Yaitu prinsip hidup seperti "hirup kudu nyunda, ulah lolongson, ulah sohor tapi tekor"
"Disana terdapat arti bahwa dalam setiap keputusan, masyarakat harus berpegang pada kearifan lokal, kesederhanaan, dan kebijaksanaan," tuturnya.
Diakhir, bupati menegaskan memberikan dukungan penuh seperti kegiatan ini. Berharap ini terus dikembangkan dan diperluas. Kedepan, berencana pertunjukan angklung sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Majalengka.
"Menghidupkan filosofinya dalam kehidupan kita sehari-hari dan harus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah," tutupnya. ** (Agit)





.jpg)











