- BNN Gandeng Citilink, Perangi Narkotika Jalur Udara
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- Gabungan Ormas dan Relawan Gelar Buka Puasa Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta
- Fraksi PDI-P Terima Lima Raperda, Soroti Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan
- Fraksi Demokrat Terima dan Siap Bahas Lima Raperda Strategis di Paripurna DPRD Barito Utara
- Fraksi PKB Soroti Lima Raperda dalam Paripurna II DPRD Barito Utara
- Fraksi Aspirasi Rakyat Dukung Lima Raperda, Tekankan Konsistensi Perencanaan dan Implementasi
- Saan Mustopa: Safari Ramadhan Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bung Karno
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
GKI Bersama Tokoh Lintas Agama Deklarasikan Pemilu Asyik, Ini 3 Komitmennya

Keterangan Gambar : Gerakan Kebangsaan Indonesia (GKI), satu badan pelayanan Gereja Kristen Indonesia Sinode Wilayah Jawa Barat bersama sejumlah tokoh Lintas Agama mendeklarasikan Pemilu Asyik di Jakarta Sabtu, 12 Agustus 2023.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Gerakan Kebangsaan Indonesia (GKI), satu badan pelayanan Gereja Kristen Indonesia Sinode Wilayah Jawa Barat bersama sejumlah tokoh Lintas Agama mendeklarasikan Pemilu Asyik di Jakarta Sabtu, 12 Agustus 2023.
Acara dilangsungkan di lobi kantor GKI Sinwil Jabar Jl. Tanjung Duren Raya 4, Jakarta Barat ini dihadiri oleh Komisioner Bawaslu RI Lolly Suhenty & Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata, serta Mitra-Mitra Kebangsaan GKI: NU, Muhammadiyah, Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Katedral (Katolik), Buddhayana Indonesia, Matakin, Parisada Hindu Dharma, GYK Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Komunitas Baha'i, Komunitas Sikh, Rumah Kepemimpinan, & lembaga pendidikan yang memiliki akses ke pemilih muda/pemula: (PENABUR, Maranatha, Ukrida).
Dalam deklarasi pemilu asyik, Ketua Umum GKI Sinode Wilayah Jawa Barat Pdt. Sheph Davidy Jonazh ini mengatakan, Deklarasi Pemilu Asyik sebagai seruan agar semua warga bisa mendapatkan literasi pemilu, berpartisipasi aktif, dan dapat menggunakan hak pilih tanpa halangan.
Baca Lainnya :
- Berikan Tausiah di Buka Bersama KASAL, Menteri Nusron: Negara Besar Mampu Ciptakan Rasa Aman
- Kajian Tarawih di Masjid UI, Menteri Nusron Bicara Sanad Keilmuan dan Etika Kepemimpinan
- Muhammadiyah Umumkan Salat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Yayasan Bisa Miliki SHM, Menteri Nusron Imbau Organisasi Keagamaan Tertibkan Aset Pesantren
“Ayo Nyoblos adalah program dari Gerakan Kebangsaan indonesia (GKI): satu badan pelayanan Gereja Kristen Indonesia Sinode Wilayah Jawa Barat yang menggelar berbagai program/kegiatan bertema kebangsaan dengan semangat inklusif, toleransi, dan kebhinnekaan," ujar Ketua Umum GKI Sinode Wilayah Jawa Barat Pdt. Sheph Davidy Jonazh
Dalam giat tersebut dilakukan Deklarasi Pemilu Asyik bersama mitra-mitra kebangsaan GKI, seperti: Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Rumah Kepemimpinan, Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia, Majelis Buddhayana Indonesia, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), Komunitas Baha'i, Komunitas Sikh, Katedral (Katolik), Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, dan lembaga pendidikan yang memiliki akses ke pemilih pemula (BPK PENABUR, Universitas Maranatha, dan Universitas Krida Wacana/Ukrida).
Adapun 3 Komitmen Deklarasi Pemilu Asyik
Kami, lembaga serta komunitas keagamaan, kepercayaan, pendidikan, dan masyarakat sipil, mengajak seluruh Warga Negara Indonesia untuk:
1. Menyambut Pemilu 2024 sebagai Pesta Demokrasi dengan semangat dan penuh kegembiraan.
2. Berpartisipasi aktif mendukung KPU dan Bawaslu mewujudkan Pemilu 2024 menjadi pemilu yang asyik, damai dan berkualitas yang berlangsung LUBER dan JURDIL.
3. Menolak politik uang, berita kebohongan atau hoaks, ujaran kebencian, dan politik identitas yang tidak sesuai dengan semangat kebangsaan.
Kami juga mendorong semua pihak berwenang untuk mendukung setiap warga agar dapat menggunakan hak pilihnya tanpa halangan dan tanpa melihat agama, kepercayaan, suku, warna kulit, dan pilihan politiknya.
Saat yang sama, Lina Tjindra selaku Ketua Ayo Nyoblos 2024 mengatakan, pemilu adalah pesta demokrasi. Laiknya pesta, pemilu pada dasarnya menyenangkan, gempita, dan dinantikan dengan sukacita, bukan menakutkan, teror, hoaks, apalagi menimbulkan perpecahan." Itu sebabnya, Ayo Nyoblos adalah gerakan literasi pemilu dengan semangat netral-objektif-inklusif guna membantu jemaat atau warga dalam menggunakan hak pilihnya tanpa terkendala ketidaktahuan." Kata Lina

Pada hari yang sama, digelar Pelatihan Ayo Nyoblos bagi 50 utusan gereja, klasis, dan lembaga mitra Gerakan Kebangsaan Indonesia GKI — dari area Jakarta, Bogor, Tangerang, hingga Sukabumi dan Banten. Pelatihan perdana ini berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang memberikan materi pelatihan. Para peserta diharapkan dapat menjadi inisiator Gerakan Ayo Nyoblos (literasi pemilu) dan Ayo Pantau (literasi pengawasan/ pemantauan pemilu) di gereja/klasis dan lembaga/komunitas asalnya.
Tentang Gerakan Kebangsaan Indonesia
Gerakan Kebangsaan Indonesia adalah badan pelayanan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sinode Wilayah Jawa Barat di bidang kebangsaan. Sesuai dengan tugas pelayanannya untuk membangun semangat kebangsaan, Gerakan Kebangsaan Indonesia mengadakan kegiatan lintas iman yang bersifat inklusif, toleransi, dan bhinneka.
Sepanjang tahun 2023 ini, Gerakan Kebangsaan Indonesia GKI memfokuskan kinerjanya ke Gerakan Ayo Nyoblos yang mengangkat pentingnya peran aktif umat dalam pesta demokrasi sebagai wujud tanggung jawab warga negara dalam berbangsa dan bernegara.
Reporter: Alek
















