- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
- Wujud Nyata Kedekatan Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat Safari Ramadhan di Bukit Sawit
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
Festival Budaya Lembah Baliem ke-33 Sambut Wisatawan Domestik dan Mancanegara

Keterangan Gambar : Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan Atenius Murip, S.H.,M.H. saat acara konpers di Jakarta, Rabu,(06/08).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, bersiap menyambut ribuan wisatawan domestik dan mancanegara dalam gelaran Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-33, 2025. Festival tahunan ini akan diselenggarakan pada 7 hingga 9 Agustus 2025, diikuti dengan Karnaval Nusantara pada 11 Agustus 2025.
Mengusung tema "Budaya Saya, Warisan Saya, Dari Jayawijaya untuk Dunia", festival tahun ini berfokus pada pelestarian warisan leluhur dan membagikannya ke kancah global. Tema ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menarik perhatian dunia.
Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan Atenius Murip, S.H.,M.H. mengatakan "Jayawijaya siap menyambut wisatawan, baik internasional maupun domestik, mereka sudah banyak yang menyatakan siap hadir" kata Bupati Atenius dalam keterangannya pada wartawan, di Jakarta, Rabu,( 06/08/2025).
Baca Lainnya :
- Komisi II DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Kerja Bersama BUMD Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2026
- Kapolres Metro Tangerang Kota Silaturahmi Dengan Elemen Buruh
- Ketua DPW NasDem Jawa Timur Targetkan Tahun 2029 Peroleh Sembilan Kursi
- Polsek Neglasari Tangkap Pengedar Obat Keras Tanpa Izin
- Festival Budaya Lembah Baliem ke-33 Sambut Wisatawan Domestik dan Mancanegara
Bupati Atenius menambahkan bahwa FBLB merupakan agenda rutin yang telah dikenal luas, sehingga wisatawan internasional kerap merencanakan kunjungan jauh-jauh hari.
" FBLB merupakan salah satu festival tertua di Papua dan termasuk dalam kalender acara "Kharisma Nusantara", menjadikan acara budaya yang penting bagi Papua dan Indonesia. Penyelenggaraan festival diselenggarakan setiap bulan Agustus juga bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.
Salah satu sorotan utama FBLB ke-33 adalah upaya pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebanyak 1.500 musisi direncanakan akan memainkan alat musik tradisional Pikon secara serentak.
"Ini adalah penampilan unik yang belum pernah dilakukan sebelumnya," jelasnya.
Diketahui Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Karnaval, Perayaan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati dan HUT RI ke-80
adalah agenda tahunan pemerintah kabupaten Jayawijaya yang menjadi satu rangkaian dengan perayaan HUT RI 17 Agustus tiap tahun yang menjadi agenda tourist destination.
Tahun ini, FBLB akan dilangsungkan di Distrik Usilimo (sama seperti tahun sebelumnya), sekitar 30 menit berkendaraan ke arah barat dari kota Wamena.
Historical-nya FBLB pertama kali diadakan tahun 1989 sebagai wahana untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Lembah Baliem dari generasi tua kepada orang muda maupun sebagai ajang pertunjukan bagi wisatawan.
Festival Budaya Lembah Baliem menjadi ikonik bagi turis domestik maupun mancanegara karena memiliki karakteristik yang unik, karena ada penampilan perang-perangan (perang tiruan) , "Karapan Babi, peragaan budaya yang unik membuat FBLB selalu memiliki kesan dan daya tarik tersendiri bagi setiap pengunjuk sekaligus memperkaya khasanah budaya bangsa Indonesia di kanca internasional," pungkas Bupati Atenius Murip.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)











