- Hari Santri 2026, Nurul Anwar Ajak Santri Terus Belajar dan Berkarya
- Hari Santri 2026, Benny Siswanto Dorong Santri Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Bangun Kedaulatan Ekonomi, Menkop Dorong Kolaborasi Cendekiawan dan Koperasi
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
- Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
- Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
- Kantah Kabupaten Pandeglang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK Bangun Budaya Anti Korupsi
- Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
Festival Budaya Lembah Baliem ke-33 Sambut Wisatawan Domestik dan Mancanegara

Keterangan Gambar : Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan Atenius Murip, S.H.,M.H. saat acara konpers di Jakarta, Rabu,(06/08).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, bersiap menyambut ribuan wisatawan domestik dan mancanegara dalam gelaran Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-33, 2025. Festival tahunan ini akan diselenggarakan pada 7 hingga 9 Agustus 2025, diikuti dengan Karnaval Nusantara pada 11 Agustus 2025.
Mengusung tema "Budaya Saya, Warisan Saya, Dari Jayawijaya untuk Dunia", festival tahun ini berfokus pada pelestarian warisan leluhur dan membagikannya ke kancah global. Tema ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menarik perhatian dunia.
Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan Atenius Murip, S.H.,M.H. mengatakan "Jayawijaya siap menyambut wisatawan, baik internasional maupun domestik, mereka sudah banyak yang menyatakan siap hadir" kata Bupati Atenius dalam keterangannya pada wartawan, di Jakarta, Rabu,( 06/08/2025).
Baca Lainnya :
- Praktisi Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Komisi II DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Kerja Bersama BUMD Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2026
- Kapolres Metro Tangerang Kota Silaturahmi Dengan Elemen Buruh
- Ketua DPW NasDem Jawa Timur Targetkan Tahun 2029 Peroleh Sembilan Kursi
- Polsek Neglasari Tangkap Pengedar Obat Keras Tanpa Izin
Bupati Atenius menambahkan bahwa FBLB merupakan agenda rutin yang telah dikenal luas, sehingga wisatawan internasional kerap merencanakan kunjungan jauh-jauh hari.
" FBLB merupakan salah satu festival tertua di Papua dan termasuk dalam kalender acara "Kharisma Nusantara", menjadikan acara budaya yang penting bagi Papua dan Indonesia. Penyelenggaraan festival diselenggarakan setiap bulan Agustus juga bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.
Salah satu sorotan utama FBLB ke-33 adalah upaya pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebanyak 1.500 musisi direncanakan akan memainkan alat musik tradisional Pikon secara serentak.
"Ini adalah penampilan unik yang belum pernah dilakukan sebelumnya," jelasnya.
Diketahui Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Karnaval, Perayaan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati dan HUT RI ke-80
adalah agenda tahunan pemerintah kabupaten Jayawijaya yang menjadi satu rangkaian dengan perayaan HUT RI 17 Agustus tiap tahun yang menjadi agenda tourist destination.
Tahun ini, FBLB akan dilangsungkan di Distrik Usilimo (sama seperti tahun sebelumnya), sekitar 30 menit berkendaraan ke arah barat dari kota Wamena.
Historical-nya FBLB pertama kali diadakan tahun 1989 sebagai wahana untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Lembah Baliem dari generasi tua kepada orang muda maupun sebagai ajang pertunjukan bagi wisatawan.
Festival Budaya Lembah Baliem menjadi ikonik bagi turis domestik maupun mancanegara karena memiliki karakteristik yang unik, karena ada penampilan perang-perangan (perang tiruan) , "Karapan Babi, peragaan budaya yang unik membuat FBLB selalu memiliki kesan dan daya tarik tersendiri bagi setiap pengunjuk sekaligus memperkaya khasanah budaya bangsa Indonesia di kanca internasional," pungkas Bupati Atenius Murip.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)













