- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Dinamika pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis mewarnai Rapat Paripurna II yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Barito Utara. Senin (02/03/2026)
Dalam forum tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, hadir langsung untuk menyimak pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap sejumlah regulasi yang dinilai akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Kelima Raperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mencakup dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) hingga pengaturan tata kelola cadangan pangan daerah.
Baca Lainnya :
- BPBD Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pencegahan Bencana
- Bupati Barito Utara Buka FGD Perhitungan IKD 2026
- Kajari Baru Barito Utara Disambut Adat Dayak, Pemkab Harapkan Sinergi untuk Kemajuan Daerah
- DPRD Bahas Raperda PSU, Patih Herman Desak Solusi Konkret untuk Jalan Perumahan
- Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, Bupati Barito Utara Buka Puasa Bersama PAKUWOJO
Substansi tersebut dipandang sebagai pijakan penting dalam memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam penyampaian pandangan umum, masing-masing fraksi memberikan catatan, masukan, serta penajaman terhadap sejumlah poin krusial. Mulai dari sinkronisasi program prioritas, efektivitas implementasi kebijakan, hingga jaminan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas.
Menanggapi hal tersebut, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan legislatif. Menurutnya, pandangan fraksi merupakan representasi aspirasi masyarakat yang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Setiap pandangan, kritik, dan saran yang disampaikan fraksi-fraksi adalah wujud kontrol sekaligus dukungan agar Raperda yang kita bahas benar-benar matang, komprehensif, dan dapat diterapkan secara efektif,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, hubungan yang sinergis antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan di Kabupaten Barito Utara.
Proses pembahasan yang terbuka dan partisipatif diyakini akan menghasilkan regulasi yang kuat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Bupati juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk terus mengawal tahapan pembahasan hingga penetapan, sehingga kelima Raperda tersebut dapat segera direalisasikan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama, kita pastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” pungkasnya.
(A)
















