- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Dinkes Asahan Bersama MPHD Gelar Raker Pokja

Keterangan Gambar : Dinkes Asahan Bersama MPHD Gelar Raker Pokja
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan bersama dengan Momentum Private Healthcare Delivery (MPHD) Asahan, suatu lembaga yang didanai oleh USAID (United States Agency for International Development), menggelar Rapat Kerja (Raker) Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Kabupaten Asahan di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Selasa (06/09/2022).
Pada Raker Pokja tersebut District Coordinator MPHD Asahan Drs Nasril Lubis SH MHum mengatakan tujuan dari kegiatan ini digelar untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan, yang mana pada saat ini Kabupaten Asahan termasuk ke dalam 5 besar di Sumatera Utara dalam hal tersebut.
Nasril juga mengatakan, pembentukan Pokja ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 40.1-DINKES-TAHUN 2022 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Peningkatan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Asahan, yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs John Hardi Nasution MSi dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr Nanang Fitra Aulia SpPK sebagai Wakil Ketua, serta Sekretaris Pokja dr. Hari Sapna (Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Asahan).
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
“Harapannya seluruh Stakholder yang tergabung didalam Pokja dapat bekerja dengan maksimal, sehingga kita dapat mencapai harapan yang kita inginkan, menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Asahan dan dapat mewujudkan Kabupaten Asahan menjadi kabupaten sehat,” tutup Nasril.
Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua Pokja Peningkatan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Asahan dr Nanang Fitra Aulia SpPK mengatakan, tugas kita sebagai Pokja harus dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Asahan dan ini merupakan tugas yang harus dituntaskan.
Selanjutnya Nanang mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengurus Pokja, serta mengajak untuk saling bekerjasama menjadikan Kabupaten Asahan menjadi kabupaten sehat, sesuai dengan harapan Pemerintah Kabupaten Asahan.
“Mari sama-sama kita bantu Pemerintah Kabupaten Asahan mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, mewujudkan Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter,” tutup Nanang.
Tampak hadir juga Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, perwakilan OPD terkait, Sekretaris TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua Organisasi Profesi di Lingkungan Kesehatan Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya. (DS)

















