- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Diduga Menipu Rp1,5 M ,Galuh Hartono, Dirut PT WJA Dilaporkan Ke Polres Depok
Diduga Menipu Rp1,5 M ,Galuh Hartono, Dirut PT WJA Dilaporkan Ke Polres Depok

Keterangan Gambar : Haji Jamal Ishak pegang LP didampingi Surya Bagya dan Asep Setiawan
MEGAPOLITANPOSCOM, Depok – Setelah disomasi dua kali, Direktur PT Wijayakusuma Jaya Abadi (WJA) Galuh Hartono, ST akhirnya dilaporkan ke Polres Metro Depok oleh Haji Jamal Ishak karena diduga melakukan penipuan uang senilai Rp 1,5 miliar.
Saat melaporkan masalah tersebut, Haji Jamal Ishak didampingi penasihat hukum yakni Surya Bagya, SH MH, Syafril Elain, SH, dan Asep Setiawan, SH. Ketiga penasihat hukum tersebut dari Kantor Advokat Suryat Bagya dan Rekan.
“Betul, kami mendampingi Bapak Haji Jamal Ishak untuk membuat laporan atas dugaan penipuan yang dilakukan oleh Saudara Galuh Hartono,” ujar Surya Bagya kepada wartawan di Kota Tangerang, Selasa (27/9/2022).
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Surya Bagya menjelaskan langkah yang ditempuh oleh Haji Jamal Ishak tersebut karena Galuh Hartono sudah disomosi dua kali namun tidak ada niat untuk mengembalikan uang yang telah dipakai untuk kegiatan usaha.
“Klient kami yakni Pak Haji Jamal diminta oleh Saudara Galuh Hartono untuk menempatkan modal pada usahanya. Usaha Galuh Hartono bergerak dalam bidang jasa dan kontraktor,” tutur Surya Bagya.
Sementara itu, Syafril Elain menjelaskan laporan ke Polres Depok dilakukan pada Senin, 21 September 2022 dengan Nomor: STPLP/B/2233/IX/2022/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA yang ditandatangani oleh Inspektur Dua Suyono. Dalam laporan tersebut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Galuh Hartono dijerat dengan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP.
“Dengan telah dilaporkan masalah tersebut ke Polres Metro Depok, kami berharap Saudara Galuh Hartono patuh terhadap proses hukum. Sebaiknya, bila Saudara Galuh Hartono dipanggil oleh Polres Metro Depok datanglah,” ucap Syafril Elain menyarankan.
Sebelumnya, kata Syafril, somasi sudah dilayangkan kepada Galuh Hartono yang beralamat Jalan Kampung Sumur Selatan RT 007 RW 10 No. 12, Klender, Jakarta Timur dan kantor beralamat Jalan Kampung Sumur RT 007 RW 10 No. 19, Klender, Jakarta Timur, pada 5 Juli 2022 sebagai somasi pertama. Namun, Galuh Hartono tidak juga mengembalikan dana penempatan modal Haji Jamal sehingga dilayangkan kembali somasi kedua yakni pada 27 Juli 2022 juga diabaikan. (nan ).


.jpg)














