- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
Demo di PN Jaksel, AMPPUH Dorong Masyarakat Awasi Jalannya Sidang Kasus Sambo

Keterangan Gambar : Aksi demo di PN Jaksel
Megapolitanpos.com, Jakarta,Kamis(22/01/2023)- Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum(AMPPUH) RI melakukan aksi demo didepan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam aksinya mereka meminta Hakim di PN Jaksel obyektif serta mengajak masyarakat luas agar mengawasi persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Joshua Hutabarat dan berharap pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut dihukum seberat-beratnya.
" Kami meminta Hakim Pengadilan Jakarta Selatan dan Jaksa Penuntut Hukum (JPU) kasus pembunuhan terhadap berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). agar obyektif dan jangan menjadikan Persidangan kasus Ferdy Sambo CS seperti drama korea yang penuh drama dan kebohongan," ujar Koordinator Aksi Novrizal Taufan Noor. Kamis(22/01/2023).
Baca Lainnya :
- Dugaan Kasus Korupsi bansos, DPRD Akan Panggil Perumda Pasar Jaya
- Terbukti Bersalah, Jaksa Juga Tuntut Terdakwa Ricky Rizal Hukuman 8 Tahun Penjara
- JPU, Kuat Maruf dituntut 8 tahun Penjara
- Tim PH Richard Eliezer Berharap Tuntutannya Harus Sesuai Fakta Persidangan
- Mendengar Suara Tembakan, Putri Cendrawati Mengaku Syok dan Tutup Telinga
Muthalib selaku Koordinator lapangan dalam aksi tersebut menambahkan, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mengawal jalannya persidangan sampai tuntas dan agar para pelaku kasus pembunuhan berencana Brigadir Joshua dapat dihukum seberat-beratnya demi hukum di Indonesia.
" kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mengawasi persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Joshua dan mereka yang terlibat dapat dihukum seberat-beratnya," katanya.
Saat berita ini diturunkan, demo masih berlangsung dengan tertib dan tidak menimbulkan kemacetan lalulintas.(ASl/Red/Mp).




.jpg)












