Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi

By Sigit 27 Agu 2026, 12:51:13 WIB Jawa Barat
Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Majalengka Dena M. Ramdhan dan Kapolres


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Wakil Bupati Majalengka Dena M. Ramdhan menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus menjadi gerakan bersama yang tidak boleh berhenti. Menurutnya, keberhasilan aparat mengungkap jaringan pengedar harus diikuti komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.

Pernyataan tersebut disampaikan Dena saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Aula Sindangkasih Polres Majalengka, Kamis (27/8/2026), usai Polres Majalengka berhasil menangkap lima pengedar dan menyita 51,05 gram sabu-sabu serta 3.805 butir Obat Keras Tertentu (OKT).

Dena memberikan apresiasi kepada Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldi Sulaeman beserta jajaran yang dinilainya menunjukkan langkah nyata dalam menjawab keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba.

Baca Lainnya :

"Ini bukan sekadar konferensi pers atau kegiatan seremonial. Masyarakat bisa melihat sendiri bahwa Polres Majalengka bekerja dengan tindakan nyata untuk memberantas narkoba dan menjaga keamanan daerah," ujar Dena.

Namun di balik keberhasilan itu, Dena mengaku prihatin karena sebagian pelaku yang diamankan merupakan warga asli Kabupaten Majalengka. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alarm bahwa ancaman narkoba sudah masuk ke lingkungan sekitar dan harus dihadapi secara serius oleh semua pihak.

"Narkoba adalah musuh bersama. Kalau kita lengah, yang menjadi korban adalah anak-anak dan generasi muda kita. Karena itu, perang melawan narkoba tidak boleh hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi harus menjadi gerakan bersama pemerintah, keluarga, sekolah, tokoh agama, dan seluruh masyarakat," tegasnya.

Wabup memastikan Pemerintah Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat sinergi dengan Polres Majalengka, TNI, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program Majalengka Zero Narkotika, Zero Miras, Zero Knalpot Brong, dan Zero Begal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba agar dapat segera ditindak oleh aparat penegak hukum.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldi Sulaeman menegaskan bahwa pengejaran terhadap bandar besar masih terus dilakukan. Menurutnya, tidak ada ruang bagi bandar maupun pengedar untuk beroperasi di Kabupaten Majalengka.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan menjadi benteng kuat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, sekaligus mempertegas komitmen menjadikan Majalengka sebagai daerah yang aman dan bebas dari narkotika. ** (Agit)




  • Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu

    🕔12:44:08, 27 Agu 2026
  • Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi

    🕔12:51:13, 27 Agu 2026
  • Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong

    🕔15:11:52, 24 Agu 2026
  • Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit

    🕔16:50:10, 15 Agu 2026
  • Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih

    🕔16:42:40, 12 Agu 2026