- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Majalengka Dena M. Ramdhan dan Kapolres
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Wakil Bupati Majalengka Dena M. Ramdhan menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus menjadi gerakan bersama yang tidak boleh berhenti. Menurutnya, keberhasilan aparat mengungkap jaringan pengedar harus diikuti komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
Pernyataan tersebut disampaikan Dena saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Aula Sindangkasih Polres Majalengka, Kamis (27/8/2026), usai Polres Majalengka berhasil menangkap lima pengedar dan menyita 51,05 gram sabu-sabu serta 3.805 butir Obat Keras Tertentu (OKT).
Dena memberikan apresiasi kepada Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldi Sulaeman beserta jajaran yang dinilainya menunjukkan langkah nyata dalam menjawab keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
"Ini bukan sekadar konferensi pers atau kegiatan seremonial. Masyarakat bisa melihat sendiri bahwa Polres Majalengka bekerja dengan tindakan nyata untuk memberantas narkoba dan menjaga keamanan daerah," ujar Dena.
Namun di balik keberhasilan itu, Dena mengaku prihatin karena sebagian pelaku yang diamankan merupakan warga asli Kabupaten Majalengka. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alarm bahwa ancaman narkoba sudah masuk ke lingkungan sekitar dan harus dihadapi secara serius oleh semua pihak.
"Narkoba adalah musuh bersama. Kalau kita lengah, yang menjadi korban adalah anak-anak dan generasi muda kita. Karena itu, perang melawan narkoba tidak boleh hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi harus menjadi gerakan bersama pemerintah, keluarga, sekolah, tokoh agama, dan seluruh masyarakat," tegasnya.
Wabup memastikan Pemerintah Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat sinergi dengan Polres Majalengka, TNI, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program Majalengka Zero Narkotika, Zero Miras, Zero Knalpot Brong, dan Zero Begal.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba agar dapat segera ditindak oleh aparat penegak hukum.
Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldi Sulaeman menegaskan bahwa pengejaran terhadap bandar besar masih terus dilakukan. Menurutnya, tidak ada ruang bagi bandar maupun pengedar untuk beroperasi di Kabupaten Majalengka.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan menjadi benteng kuat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, sekaligus mempertegas komitmen menjadikan Majalengka sebagai daerah yang aman dan bebas dari narkotika. ** (Agit)
















