- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
Cegah Kebakaran Hutan, Kapolri Aktikan Kembali Karhutla

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Megapolitanpos.com, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya untuk bersiaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sejumlah wilayah rawan.
Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/2/2023).
"Terkait dengan masalah Karhutla, hari ini kita sudah bahas dan kita ingatkan ke polda-polda untuk segera mengaktifkan kembali satgas yang di dalamnya terdiri dari pemerintah daerah, Manggala Agni, relawan dan masyarakat," ujar Sigit.
Baca Lainnya :
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Termasuk, lanjut Kapolri, mengaktifkan pemantauan asap atau kebakaran melalui peralatan teknologi.
"Ya alat-alat yang harus disiapkan manakala terjadi kebakaran itu semua kita minta untuk aktifkan sehingga begitu ada titik hotspot, maka segera bisa kita padamkan," ucapnya.
Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta untuk mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dikarenakan potensi El Nino diperkirakan akan terjadi di sekitar akhir Februari-Maret 2023 ini. (AS).

.jpg)













