- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
Cegah Kebakaran Hutan, Kapolri Aktikan Kembali Karhutla

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Megapolitanpos.com, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya untuk bersiaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sejumlah wilayah rawan.
Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/2/2023).
"Terkait dengan masalah Karhutla, hari ini kita sudah bahas dan kita ingatkan ke polda-polda untuk segera mengaktifkan kembali satgas yang di dalamnya terdiri dari pemerintah daerah, Manggala Agni, relawan dan masyarakat," ujar Sigit.
Baca Lainnya :
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Ketua SMSI : Pimpinan Daerahl Hanya Sibuk Pencitraan Daripada Bangun Kota Blitar
- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
- Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional
Termasuk, lanjut Kapolri, mengaktifkan pemantauan asap atau kebakaran melalui peralatan teknologi.
"Ya alat-alat yang harus disiapkan manakala terjadi kebakaran itu semua kita minta untuk aktifkan sehingga begitu ada titik hotspot, maka segera bisa kita padamkan," ucapnya.
Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta untuk mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dikarenakan potensi El Nino diperkirakan akan terjadi di sekitar akhir Februari-Maret 2023 ini. (AS).
















