- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
Bupati Blitar: Lima Pesan Kusus Untuk Kepala Desa Yang Baru Dilantik Ini Penjelasannya

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Rini Syarifah lantik 23 kepala desa di Pendopo Ronggo Hadi Negoro
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gerbong pemilihan Kepala Desa se Kabupaten Blitar telah usai dilaksanakan, sebanyak 23 Kepala Desa yang dinyatakan lolos pada Kamis (16/02/23) dilantik oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Pelatikan Kepala Desa masa bakti 2023 - 2029 dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD, Camat, Kades.

Bupati Blitar pada sambutanya dihadapan segenap undangan menyampaikan lima pesan penting menyangkut tugas sebagai Kepala Desa.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
"Kepala Desa yang baru segera konsolidasi dengan seluruh elemen, menyatukan komitmen, gerak dan langkah untuk membangun desa guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,"ungkap Rini Syarifah.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan kepada Kepala Desa agar setiap individu Kepala Desa memasatikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan dan pengayoman, untuk tugas pengabdian yang terbaik kepada masyarakat.
" Untuk itu kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar menyampaikan selamat kepada 23 Kepala Desa pada 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar yang telah dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini. Semoga Saudara dapat menjalankan amanah dengan baik, penuh tanggungajwab, bisa membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang Saudara pimpin," tandasnya.
Diungkapkan lebih lanjut oleh Rini Syarifah, bahwa Pilkades Serentak Kabupaten Blitar Tahun 2022 yang telah dilaksanakan di 23 Desa pada 17 Kecamatan merupakan pilkades serentak yang pertama kali diselenggarakan di wilayah Kabupaten Blitar dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lebih dari 1 di masing-masing Desa. Alhamdulillah, setiap tahapan pilkades dapat berjalan dengan baik dan sukses.

"Untuk itu, Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan stakeholders terutama Desk Pilkades Serentak Kabupaten Blitar, Camat dan Anggota Forkopimcam, Panitia Pilkades dan seluruh masyarakat. Atas dukungan panjenengan semua, Pilkades Serentak Kabupaten Blitar Tahun 2022 berlangsung dengan kondusif, lancar, aman dan sehat.
"Dengan telah dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa di wilayah Kabupaten Blitar periode tahun 2023-2029, Kepala desa yang telah dilantik memiliki kewenangan, hak, fungsi, tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan, beeikan pelayanan yang terbaik, dengan selalu bersikap ramah, terbuka, mempersingkat prosedur birokrasi dan tidak mempersulit pelayanan,"imbuhya
Para Kades diharapkan juga bekerja professional, inovatif dengan dedikasi dan loyalitas tinggi sepenuhnya bagi kemakmuran masyarakat dan kemajuan desa.
"Pastikan semua program dan kegiatan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat langsung diterima dan dirasakan oleh masyarakat, melibatkan masyarakat. Sebagai kepala daerah, saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat hukum karena penyimpangan terutama dalam pelaksanaan APB Desa,"(adv/kmf/za/mp)

.jpg)


.jpg)











