- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Blitar: Lima Pesan Kusus Untuk Kepala Desa Yang Baru Dilantik Ini Penjelasannya

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Rini Syarifah lantik 23 kepala desa di Pendopo Ronggo Hadi Negoro
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gerbong pemilihan Kepala Desa se Kabupaten Blitar telah usai dilaksanakan, sebanyak 23 Kepala Desa yang dinyatakan lolos pada Kamis (16/02/23) dilantik oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Pelatikan Kepala Desa masa bakti 2023 - 2029 dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD, Camat, Kades.

Bupati Blitar pada sambutanya dihadapan segenap undangan menyampaikan lima pesan penting menyangkut tugas sebagai Kepala Desa.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Kepala Desa yang baru segera konsolidasi dengan seluruh elemen, menyatukan komitmen, gerak dan langkah untuk membangun desa guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,"ungkap Rini Syarifah.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan kepada Kepala Desa agar setiap individu Kepala Desa memasatikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan dan pengayoman, untuk tugas pengabdian yang terbaik kepada masyarakat.
" Untuk itu kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar menyampaikan selamat kepada 23 Kepala Desa pada 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar yang telah dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini. Semoga Saudara dapat menjalankan amanah dengan baik, penuh tanggungajwab, bisa membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang Saudara pimpin," tandasnya.
Diungkapkan lebih lanjut oleh Rini Syarifah, bahwa Pilkades Serentak Kabupaten Blitar Tahun 2022 yang telah dilaksanakan di 23 Desa pada 17 Kecamatan merupakan pilkades serentak yang pertama kali diselenggarakan di wilayah Kabupaten Blitar dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lebih dari 1 di masing-masing Desa. Alhamdulillah, setiap tahapan pilkades dapat berjalan dengan baik dan sukses.

"Untuk itu, Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan stakeholders terutama Desk Pilkades Serentak Kabupaten Blitar, Camat dan Anggota Forkopimcam, Panitia Pilkades dan seluruh masyarakat. Atas dukungan panjenengan semua, Pilkades Serentak Kabupaten Blitar Tahun 2022 berlangsung dengan kondusif, lancar, aman dan sehat.
"Dengan telah dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa di wilayah Kabupaten Blitar periode tahun 2023-2029, Kepala desa yang telah dilantik memiliki kewenangan, hak, fungsi, tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan, beeikan pelayanan yang terbaik, dengan selalu bersikap ramah, terbuka, mempersingkat prosedur birokrasi dan tidak mempersulit pelayanan,"imbuhya
Para Kades diharapkan juga bekerja professional, inovatif dengan dedikasi dan loyalitas tinggi sepenuhnya bagi kemakmuran masyarakat dan kemajuan desa.
"Pastikan semua program dan kegiatan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat langsung diterima dan dirasakan oleh masyarakat, melibatkan masyarakat. Sebagai kepala daerah, saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat hukum karena penyimpangan terutama dalam pelaksanaan APB Desa,"(adv/kmf/za/mp)









.jpg)





