- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Buntut Kasus Perkosaan ODGJ, Kadis Sosial Jakarta Dituntut Mundur.

Keterangan Gambar : Unjuk Rasa APJ Di Balaikota Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM. JAKARTA. Puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Jakarta (APJ) melakukan unjukrasa di balaikota Jakarta hari ini (3/10).
Mereka menuntut kepala dinas sosial Jakarta di pecat karena dianggap gagal memimpin dinas sosial. Tuntutan ini adalah buntut dari peristiwa dugaan perkosaan warga binaan penyitas ODGJ di panti sosial Bina Grahita.
"Peristiwa dugaan perkosaan terhadap warga binaan yang ODGJ adalah sebuah ironi" ujar Baharudin korlap unjuk rasa.
Baca Lainnya :
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Adakan Lomba PRLH dan Work Shop
- Panti Putra Utama Kembangkan Urban Farming, Bekali Penghuni Keterampilan Hidup Mandiri
Dugaan kasus perkosaan yang dilakukan oleh sesama warga binaan tersebut menurut Baharudin menunjukan ketidakbecusan kepala dinas dalam melakukan pengawasan di panti sosial Bina Grahita.
"Kami mensinyalir kadis sosial diduga menutup-nutupi kasus ini dengan memindahkan pelaku ke panti lain" tandas Baharudin.
Sementara itu Meila Wulandari, koordinator Kaukus Perempuan mengecam terjadinya peristiwa dugaan perkosaan terhadap warga binaan berstatus ODGJ.
"Memindahkan pelaku ke panti sosial lain bukan solusi, justru bisa melakukan hal yang sama di panti sosial tempat pelaku disembunyikan" tegas Meila dalam orasinya.
Dalam unjuk rasa tersebut APJ menuntut :
1. Copot dan Pecat Kadis Sosial karena telah lalai dan gagal sebagai pimpinan di dinas sosial Jakarta. dalam menjalankan tugas sehingga terjadi dugaan kasus pemerkosaan terhadap ODGJ
2. Pemerintah DKI Jakarta segera untuk melakukan investigas terhadap seluruh panti-panti sosial di Jakarta terhadap kemungkinan terjadi di panti-panti sosial lainnya.
3. Meminta Pemda DKI Jakarta untuk menghukum berat pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap warga binaan penyitas ODGJ di panti Bina Grahita.
4. Perlunya pendidikan dan sosialisasi kepada seluruh petugas panti agar memiliki kesadaran perlindungan terhadap perempuan di panti sosial Jakarta
APJ akan melakukan unjuk rasa lagi di depan kantor dinas sosial jika dalam 7x24 Jam kasus ini belum ditindaklanjuti oleh pemprov DKI.


.jpg)













