- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
Berinvestasi Rp.3,2 Triliun, PT. Tirta Bintan Perkasa akan Bangun Proyek di Pulau Bintan

Keterangan Gambar : PDAM Tirta Kepri bakal ganti seluruh jaringan pipa air di Pulau Bintan
MEGAPOLITANPOS.COM Kepri,- PDAM Tirta Kepri bakal ganti seluruh jaringan pipa air di Pulau Bintan. PT Tirta Bintan Perkasa sebagai pihak investor yang akan mendanai proyek pipanisasi baru dan SWRO di Pulau Bintan tersebut. Dengan investasi yang sekitar Rp3,2 triliun, serta akan mulai dikerjakan tahun 2023 ini.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad ketika menyaksikan penandatanganan MoU antara Dirut PDAM Tirta Kepri, Mamat SSos, dengan Dirut PT Tirta Bintan Perkasa, Agus Salim Igarashi, Kamis (19/01), mengatakan pihaknya terus mendorong perbaikan infrastruktur PDAM agar kebutuhan masyarakat tentang air bersih bisa terpenuhi dengan layanan yang terbaik.
Seperti dijelaskan Agus Salim, selaku Direktur Utama (Dirut) PT. Tirta Bintan Perkasa, pihaknya akan berinvestasi untuk membangun SWRO SPAM berserta Pipanisasi dan transmisi dengan nilai total Rp3.2 trilliun yang terbagi dalam 2 Tahap. Tahap pertama utnuk 6,000,000 m3; dan tahap dua untuk 10,000,000 m3;.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
"Kami akan membangun fasilitas 300 liter per detik untuk tahap 1 dan 500 liter per detik untuk tahap 2. Untuk tahap pertama kami akan fokus di kota Tanjung pinang dan sekitarnya. Sedangkab untuk tahap kedua kami akan fokus di keseluruhan Pulau Bintan," kata Agus.
Agus pun berharap agar seluruh masyarakat Bintan akan mendapat akses air 24 jam 7 hari dala seminggu. Sehingga melalui akses ketersediaan air bersih bagi masyarakat Bintan ini, bisa membawa kesejahteraan dan menunjang kegiatan perekonomian.
"Insya Allah Bintan dan Tanjungpinang akan berkembang, serta menjadi salah satu faktor menurunnya stunting di daerah Bintan-Tanjungpinang," ujarnya.
Diakui Agus, Perusahaan sebelumnya telah membangun dan mengoperasikan Sarana SWRO/BWRO atau Proses Penyulingan Air Laut dan Air Payau menjadi Air Bersih dan Air Minum di beberapa sarana fasilitas dan infrastruktur BUMN dan juga saat ini sedang membangun fasilitas yang serupa di Kota Kupang untuk mendukung Sarana SPAM dan Industri di Kota Kupang dan sekitarnya.** (Budi)

.jpg)








.jpg)





