- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) antar Kementerian/ Lembaga (K/L) dan BUMN di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Rabu (14/10).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) antar Kementerian/ Lembaga (K/L) dan BUMN di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Rabu (14/10). Rakortas tersebut membahas persiapan kunjungan ke 107 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak yang akan dimulai besok, Kamis (15/10).
Menkop Ferry menyatakan melalui kunjungan ke 107 titik KDKMP menjadi bagian dari upaya untuk memastikan KDKMP siap beroperasi melayani masyarakat. Kunjungan tersebut sebagai sampel dari puluhan ribu KDKMP yang telah selesai pembangunannya untuk dilakukan pengecekan apakah seluruh perangkat dan kelengkapan KDKMP siap mendukung percepatan operasionalisasinya.
"Kita perlu ada posko untuk memastikan kelancaran semua penyaluran barang-barang kebutuhan masyarakat khususnya barang bersubsidi apakah ada hambatan atau tidak. Nanti secara harian akan dimonitor," kata Menkop Ferry dalam paparannya.
Baca Lainnya :
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
Rakortas tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi serta sejumlah Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota, serta Direksi BUMN.
Menkop Ferry menegaskan bahwa keberhasilan operasionalisasi KDKMP menuntut koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak lintas K/L ataupun BUMN. Oleh karenanya, Menkop Ferry berharap koordinasi dan sinergi tersebut dapat terus dijaga secara berkelanjutan agar keberadaan KDKMP dapat menjadi instrumen utama penguatan ekonomi di desa serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Bapak Presiden ingin agar KDKMP sudah bisa beroperasi sebanyak mungkin. Maka kita ingin melakukan percepatan penyaluran pupuk, gas LPG beras SPHP dan lainnya," ucapnya.
Dalam skema operasionalnya, Agrinas mendapat penugasan mengoperasikan KDKMP selama dua tahun sebagai masa transisi berdasarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2026. Penugasan mencakup pengelolaan sumber daya manusia dan usaha, pencapaian target, pendampingan dan evaluasi, pengembangan sistem yang terintegrasi dengan Simkopdes, hingga penyusunan laporan, SOP, target kinerja dan tata kerja.
Sementara itu Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa mulai tanggal 15 Oktober 2026, akan dilakukan kunjungan lapangan secara marathon oleh pemerintah pusat ke KDMKP di berbagai wilayah di Indonesia guna memastikan kesiapan operasionalisasi.
Di targetkan sebanyak 8.000 unit KDKMP dapat beroperasi di akhir bulan ini sehingga kesiapan teknis maupun non teknis lainnya sangat dibutuhkan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah mulai memantau kesiapan barang dagangan serta sarana dan prasarana KDKMP agar operasionalisasinya dapat maksimal.
"Mulai besok akan lakukan monitoring ke Kopdes ini, 8.000 dulu pertama, selama delapan hari ini akan ngecek terus, apa yang belum, apa yang sudah, ada yang sudah baik, ada yang belum," lanjutnya.(AS/MP).

.jpg)


1.jpg)




.jpg)





