- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
- Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Transfer
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Bank Majalengka Genjot UMKM Lewat KURMA, Modal Mudah Tanpa Jaminan

Keterangan Gambar : Direktur Utama Bank Majalengka Asep Muhammad Jamaludin dalam acara Pengundian Hadiah Tabungan Ciremaiku .
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bank Majalengka terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program KURMA (Kredit Usaha Rakyat Majalengka). Program unggulan ini menawarkan pinjaman modal usaha hingga Rp5 juta tanpa agunan, sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh tambahan modal secara aman dan legal.
Program tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Majalengka Asep Muhammad Jamaludin dalam acara Pengundian Hadiah Tabungan Ciremaiku yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Majalengka, Kamis (23/7/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Majalengka H. Eman Suherman, Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, Sekretaris Daerah Aeron Randi, jajaran Forkopimda, serta para nasabah.
Asep menjelaskan, KURMA (Kredit Usaha Rakyat Majalengka) dirancang khusus untuk membantu pedagang kecil dan pelaku UMKM memperoleh modal usaha tanpa harus menyediakan jaminan. Skema angsurannya juga dibuat lebih ringan melalui sistem tabungan harian yang disesuaikan dengan kemampuan nasabah.
Baca Lainnya :
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Rekanan Nakal Dipanggil Komisi II DPRD Kota Blitar ini Alasanya.
"Program KURMA hadir untuk memberikan akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan aman bagi pelaku UMKM, sehingga mereka dapat mengembangkan usahanya tanpa harus bergantung pada pinjaman berbunga tinggi," ujarnya.
Tak hanya menyediakan kredit tanpa agunan, Bank Majalengka juga menghadirkan layanan pick-up service berbasis online dan real-time. Melalui layanan jemput bola tersebut, petugas bank mendatangi langsung pedagang maupun nasabah untuk melayani transaksi, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank Majalengka juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keuntungan perusahaan disetorkan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa berdasarkan penilaian Infobank, Bank Majalengka saat ini masuk kategori bank sehat dan berkualitas. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap bank milik daerah.
"Kepercayaan adalah aset utama perbankan. Karena itu saya mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Bank Majalengka, baik untuk menabung maupun memperoleh pembiayaan usaha secara resmi," kata Eman.
Pada kesempatan tersebut, Bank Majalengka juga memberikan apresiasi kepada para nasabah melalui pengundian Tabungan Ciremaiku dengan hadiah utama satu unit mobil serta sejumlah sepeda motor. Program ini diharapkan mendorong budaya menabung sekaligus memperkuat loyalitas nasabah.
Ke depan, Bank Majalengka juga tengah memproses perubahan badan hukum menjadi PT Perseroda sesuai amanat UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), disertai rencana penambahan penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk memperkuat kapasitas pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM. ** (Agit)

.jpg)













