- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Bank DKI Lakukan Pemeliharaan Sistem, Begini Kata Stafsus Gubernur Jakarta Cyril Raoul Hakim

Keterangan Gambar : Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau yang akrab disapa Chico Hakim.(Poto Dok: Humas Bank DKI)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Dalam rangka memperkuat sistem keamanan transaksi digital dan meningkatkan keandalan infrastruktur layanan, Bank DKI tengah melakukan pemeliharaan sistem e-channel secara menyeluruh. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang diwakili oleh Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau yang akrab disapa Chico Hakim.
“Pemeliharaan ini merupakan bentuk kehati-hatian demi menjaga keamanan dana nasabah. Saat ini yang terdampak hanya layanan transfer antar bank dan QRIS, sedangkan ATM tetap berfungsi normal. Justru ini langkah proaktif untuk melindungi nasabah,” ujar Chico di Jakarta, baru-baru ini.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno juga terus memantau perkembangan situasi ini. Chico memastikan bahwa komunikasi intensif terus dilakukan dengan pihak manajemen Bank DKI guna mempercepat normalisasi layanan.
Baca Lainnya :
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- BNI Hadirkan Layanan Transaksi Digital, Nonton Indonesia Masters 2026 Makin Praktis
- Pembongkaran Monorel Jakarta Jadi Sorotan, Madas Nusantara Kirim Surat ke Gubernur
- Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara
“Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan perhatian penuh dan berharap layanan digital, termasuk JakOne Mobile, dapat segera kembali normal,” tambahnya.
Terkait kabar yang beredar soal potensi serangan siber, Chico menegaskan bahwa hingga kini tidak ada informasi resmi yang mengarah pada dugaan tersebut.
“Kami tidak ingin berspekulasi. Yang jelas, koordinasi terus dijalankan untuk memastikan semua proses berjalan aman dan terkendali,” tegasnya.
Pihak Bank DKI dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pemeliharaan sistem ini adalah bagian dari upaya preventif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam jangka panjang.
Manajemen juga menjamin bahwa dana serta data nasabah tetap aman selama proses berlangsung.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Bank DKI membuka berbagai saluran komunikasi bagi nasabah yang mengalami kendala. Nasabah dapat menghubungi Call Center di 1500-351, mengunjungi kantor cabang terdekat, atau menyampaikan pesan langsung melalui media sosial resmi Bank DKI.
Selain itu, menyambut periode libur Lebaran, Bank DKI juga akan menerapkan layanan operasional terbatas pada tanggal 31 Maret, 1-5 April, dan 7 April 2025.
Layanan ini mencakup pembukaan rekening, tarik/setor tunai, pemindahbukuan antar rekening, serta penanganan pengaduan nasabah di kantor-kantor cabang tertentu.
Bank DKI juga mengoperasikan lebih dari 750 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Jakarta dan kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Solo, Gresik, Sidoarjo, dan Lampung.
Hal ini menjadi wujud nyata dari komitmen Bank DKI untuk terus hadir mendampingi kebutuhan transaksi masyarakat, kapan pun dan di mana pun.
Bank DKI juga mengimbau seluruh nasabah untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan digital, serta senantiasa menggunakan kanal resmi dalam memperoleh informasi dan layanan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















