- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
- BNI Private Dinobatkan sebagai Best Private Bank in Indonesia 2026
- Bupati Shalahuddin Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raya Shiratal Mustaqim
- Bupati Barito Utara Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Desa Batu Raya 1
- Sekda Muhlis Pimpin Rakor Penanganan Kelangkaan BBM, Satgas Segera Turun ke Lapangan
- Kunspek Komisi VIII, Maryono Dorong Dinas Damkar Segera Terwujud.
- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta

Keterangan Gambar : Ondel-ondel meriahkan lebaran Betawi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tradisi tahunan Lebaran Betawi akan kembali digelar pada tahun 2026. Perhelatan budaya yang memasuki tahun ke-18 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Banteng.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar pesta budaya, melainkan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat Jakarta setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Panti Putra Utama Kembangkan Urban Farming, Bekali Penghuni Keterampilan Hidup Mandiri
“Lebaran Betawi tetap akan kita gelar secara khidmat tanpa mengurangi substansi dan semangat silaturahmi untuk memperkuat persatuan,” ujar Ali dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat (3/4/2026).
Meski tetap digelar, penyelenggaraan tahun ini akan mengalami sejumlah penyesuaian. Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi global yang masih memprihatinkan serta adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Namun demikian, Ali memastikan kualitas acara serta nilai-nilai tradisi Betawi tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, momentum ini dinilai sebagai ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi masyarakat Betawi selain sebagai sarana halalbihalal.
“Momentum ini menjadi ajang strategis konsolidasi, khususnya bagi kaum Betawi yang tidak boleh luput,” tambahnya.
Nilai Historis Lokasi
Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Ali, lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis tinggi dan menjadi salah satu ikon penting dalam perkembangan Kota Jakarta.
“Kami mempertimbangkan aspek historis lokasi. Lapangan Banteng merupakan salah satu ikon landmark perkembangan Jakarta,” jelasnya.
Aksi Sosial dan Undangan Terbuka
Selain menghadirkan berbagai atraksi seni
dan budaya khas Betawi, Lebaran Betawi 2026 juga akan diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemprov DKI Jakarta pun mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan perhelatan ini.
“Apalagi kegiatan dilaksanakan di Lapangan Banteng yang memiliki nilai historis. Kami berharap masyarakat bisa hadir meramaikan,” pungkas Ali.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















