- Parmana Setiawan Harapkan Penghargaan SKK Migas Berdampak bagi Masyarakat Barito Utara
- Nurul Anwar Apresiasi Penghargaan SKK Migas untuk Pemkab Barito Utara
- Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera
- Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremoni, Gun Sriwitanto Dorong Aksi Nyata Generasi Muda
- Momentum Sumpah Pemuda, Naruk Saritani Tekankan Pentingnya Persatuan
- Menko PM Sebut MBG Serap 1,3 Juta Pekerja, UMKM Ikut Terlibat
- Tipu Korban Rp 1,96 Miliar Lewat Mitra Bengkel AutoOne, Pelaku Kini Disidang di Tangerang
- Peringatan Sumpah Pemuda, Mensesneg Prasetyo Hadi: Persatuan Jadi Kekuatan Utama Bangsa
- Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pramono Anung: Generasi Muda Harus Berani Memimpin
- Warga Sei Rahayu II Sampaikan Keluhkan Listrik Sering Padam dan Tegangan Rendah Dalam Reses DPRD
Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta

Keterangan Gambar : Ondel-ondel meriahkan lebaran Betawi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tradisi tahunan Lebaran Betawi akan kembali digelar pada tahun 2026. Perhelatan budaya yang memasuki tahun ke-18 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Banteng.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar pesta budaya, melainkan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat Jakarta setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pramono Anung: Generasi Muda Harus Berani Memimpin
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Pemprov DKI, OJK, dan Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Financial Festival 2026
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Pemprov DKI dan TNI/Polri Sepakat Dirikan Posko Pengamanan di Manggarai Cegah Tawuran
“Lebaran Betawi tetap akan kita gelar secara khidmat tanpa mengurangi substansi dan semangat silaturahmi untuk memperkuat persatuan,” ujar Ali dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat (3/4/2026).
Meski tetap digelar, penyelenggaraan tahun ini akan mengalami sejumlah penyesuaian. Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi global yang masih memprihatinkan serta adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Namun demikian, Ali memastikan kualitas acara serta nilai-nilai tradisi Betawi tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, momentum ini dinilai sebagai ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi masyarakat Betawi selain sebagai sarana halalbihalal.
“Momentum ini menjadi ajang strategis konsolidasi, khususnya bagi kaum Betawi yang tidak boleh luput,” tambahnya.
Nilai Historis Lokasi
Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Ali, lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis tinggi dan menjadi salah satu ikon penting dalam perkembangan Kota Jakarta.
“Kami mempertimbangkan aspek historis lokasi. Lapangan Banteng merupakan salah satu ikon landmark perkembangan Jakarta,” jelasnya.
Aksi Sosial dan Undangan Terbuka
Selain menghadirkan berbagai atraksi seni
dan budaya khas Betawi, Lebaran Betawi 2026 juga akan diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemprov DKI Jakarta pun mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan perhelatan ini.
“Apalagi kegiatan dilaksanakan di Lapangan Banteng yang memiliki nilai historis. Kami berharap masyarakat bisa hadir meramaikan,” pungkas Ali.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)






.jpg)







