- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
- Ketua Komisi III DPRD Barut Apresiasi Barito Utara Raih Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang 2026
- Politisi Gerinda Anggota DPRD Barut Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
- Ketua Komisi III DPRD Barut Hadiri Peringatan Hari Jadi ke 69 Provinsi Kalteng
- H Nurul Anwar Politisi PKB Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 118
- H Nurul Anwar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke 69 Provinsi Kalimantan Tengah
- Harkitnas ke 118, Pemkab Barut Soroti Tantangan Kedaulatan Digital
- HUT ke 69 Kalteng Jadi Momentum Perkuat Semangat Membangun Daerah
Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta

Keterangan Gambar : Ondel-ondel meriahkan lebaran Betawi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tradisi tahunan Lebaran Betawi akan kembali digelar pada tahun 2026. Perhelatan budaya yang memasuki tahun ke-18 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Banteng.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar pesta budaya, melainkan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat Jakarta setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Banjir Kembali Merendam Kawasan Permukiman Warga di Kebon Pala, Jakarta
“Lebaran Betawi tetap akan kita gelar secara khidmat tanpa mengurangi substansi dan semangat silaturahmi untuk memperkuat persatuan,” ujar Ali dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat (3/4/2026).
Meski tetap digelar, penyelenggaraan tahun ini akan mengalami sejumlah penyesuaian. Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi global yang masih memprihatinkan serta adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Namun demikian, Ali memastikan kualitas acara serta nilai-nilai tradisi Betawi tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, momentum ini dinilai sebagai ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi masyarakat Betawi selain sebagai sarana halalbihalal.
“Momentum ini menjadi ajang strategis konsolidasi, khususnya bagi kaum Betawi yang tidak boleh luput,” tambahnya.
Nilai Historis Lokasi
Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Ali, lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis tinggi dan menjadi salah satu ikon penting dalam perkembangan Kota Jakarta.
“Kami mempertimbangkan aspek historis lokasi. Lapangan Banteng merupakan salah satu ikon landmark perkembangan Jakarta,” jelasnya.
Aksi Sosial dan Undangan Terbuka
Selain menghadirkan berbagai atraksi seni
dan budaya khas Betawi, Lebaran Betawi 2026 juga akan diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemprov DKI Jakarta pun mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan perhelatan ini.
“Apalagi kegiatan dilaksanakan di Lapangan Banteng yang memiliki nilai historis. Kami berharap masyarakat bisa hadir meramaikan,” pungkas Ali.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)













