- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
Awali Karir di Ranah Korporat, Kini Fi Optimistis Terjun ke Panggung Musik dan Digital

Keterangan Gambar : Mufidah Albatati Artis Selebgram asal Palu kini mulai bersinar di jagat digital Indonesia.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Mufidah Albatati, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Fi, kini mulai bersinar di jagat digital Indonesia. Berangkat dari dunia korporat, Fi menjelma menjadi sosok multi-talenta, seorang content creator, selebgram, model, dan penyanyi.
Lahir di Palu, 24 September 1997, Fi dikenal berkat konten-konten edukatif dan positif yang ia bagikan melalui media sosial. Dari edukasi ekonomi, beauty content, hingga gaya hidup sehat, semua ia kemas dengan pendekatan personal dan informatif.

Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
“Saya ingin media sosial saya tidak hanya menjadi tempat untuk hiburan, tapi juga ruang berbagi ilmu dan semangat positif,” ungkap Fi dalam salah satu wawancara dengan awak media, baru-baru ini.
Sebelum terjun ke dunia digital secara penuh, Fi meniti karier profesional di beberapa perusahaan besar. Ia pernah bekerja di Bank Mandiri selama lima tahun, kemudian satu tahun di industri telekomunikasi, dan terakhir bergabung dengan perusahaan BUMN Injourney selama setahun.
Namun di tengah kesibukan kerja kantoran, Fi tetap aktif mengelola akun media sosialnya, menerima berbagai endorsement, dan menjadi model photoshoot untuk sejumlah brand.
Ketekunan dan konsistensinya di dunia digital membuahkan hasil. Perlahan tapi pasti, Fi mulai dikenal sebagai content creator yang punya ciri khas cerdas, elegan, dan autentik. Hal ini mendorongnya untuk membuat keputusan besar, meninggalkan dunia korporat dan fokus di industri kreatif.
Tidak hanya sukses sebagai digital influencer, Fi juga merambah dunia musik. Ia merilis single perdana berjudul “Impas”, sebuah lagu yang ditulis dan dinyanyikannya sendiri. Lagu ini mencerminkan sisi emosional dan kedewasaan Fi dalam melihat dinamika hubungan.
“Impas adalah curahan hati. Tentang perasaan yang sudah sampai titik ‘cukup’, di mana kita tidak ingin menang atau kalah dalam hubungan, tapi ingin lepas,” ujar Fi tentang lagunya.
Di luar aktivitas digital dan musik, Fi dikenal memiliki gaya hidup sehat. Ia gemar melakukan berbagai olahraga seperti gym, muaythai, dan wall climbing. Kegiatan tersebut bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai bentuk self-care yang menjadi bagian penting dalam kesehariannya.
Dengan latar belakang profesional yang kuat, kehadiran Fi di dunia digital memberikan warna baru. Ia bukan sekadar influencer, melainkan juga inspirator bagi perempuan muda yang ingin mandiri, produktif, dan tetap elegan dalam berkarya.
Kini, Fi tengah memantapkan langkahnya di industri hiburan dan digital. Ia tak hanya ingin dikenal sebagai selebgram atau penyanyi semata, melainkan sebagai sosok yang membawa perubahan positif melalui setiap kontennya.
"Setiap orang punya jalannya sendiri. Aku hanya ingin menjadikan perjalananku sebagai bukti bahwa perubahan itu mungkin, asal kita punya tekad dan kemauan untuk berkembang," pungkas Fi. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














