- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- Polres Mojokerto disorot Terkait Dugaan Kriminalisasi Wartawan
- Banpres Armada Opsnal Kades Sumberboto Akan Maksimalkan KDMP
- Gejolak Global Guncang BBM Nasional, Majalengka Respon Cepat dengan WFH
- 340 Jamaah Umroh Syawwal Berangkat dari Juanda T2, Diiringi Doa dan Harapan Kebaikan
- Parmana Setiawan, DPRD Barito Utara Apresiasi Kepedulian Bupati terhadap ASN Purna Tugas
- Pemkab Barito Utara Berangkatkan Jamaah Umrah Bonus Juara MTQH XXXIII
- Pasca Idulfitri 1447 H, Pemkab Barito Utara Pererat Kebersamaan Melalui Apel Gabungan Dan Halal Bihalal
- Sentuhan Kepedulian Pemimpin, Bupati Shalahuddin Sambangi Pensiunan PUPR, Hangatkan Silaturahmi dan Kenangan Pengabdian
The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
.jpg)
Keterangan Gambar : Hanung Bramantyo bersama salah satu pemeran utama, Anya Zen, yang memperkenalkan film tersebut kepada publik internasional.
MEGAPOLITANPOS.COM, Rotterdam,— Film horor terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo berjudul The Hole resmi menggelar penayangan perdana dunia (world premiere) di ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026, pada 3 Februari 2026.
Film yang mengangkat sejarah kelam Indonesia dengan balutan horor-misteri ini diputar dalam program Harbour, sebuah kategori yang menampilkan film-film kontemporer dari berbagai negara dengan perspektif segar dan inovatif.
Baca Lainnya :
- Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- Project69 Siapkan Film Drama Keluarga \"Dalam Sujudku\", Penuh Pesan Kesetiaan dan Doa
- Film Sayap Garuda Angkat Isu Bullying di Sekolah, Tarmizi Abka: Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
Penayangan perdana The Hole turut dihadiri langsung oleh Hanung Bramantyo bersama salah satu pemeran utama, Anya Zen, yang memperkenalkan film tersebut kepada publik internasional. Kehadiran keduanya menjadi langkah penting dalam perjalanan film ini menuju penayangan resmi di bioskop Indonesia pada 2026.
Partisipasi The Hole di IFFR 2026 sekaligus menandai film kedua Hanung Bramantyo yang masuk seleksi resmi festival tersebut, setelah sebelumnya film Gowok: Kamasutra Jawa juga tampil di ajang yang sama.
Berangkat dari Keresahan Hanung Bramantyo
Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa The Hole lahir dari kegelisahannya terhadap peristiwa G30S yang terus menjadi trauma kolektif bangsa Indonesia.
“Setiap tahun kita selalu berhadapan dengan peristiwa G30S, sebuah tragedi besar yang hingga hari ini masih menyisakan banyak pertanyaan. The Hole adalah ruang eksplorasi saya terhadap trauma tersebut,” ujar Hanung.
Ia juga menambahkan bahwa film ini menjadi bentuk kritik sosial terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang masih terjadi hingga kini.
Anya Zen: Kehormatan Bisa Terlibat
Aktris Anya Zen mengaku bangga dapat bergabung dalam proyek film ini. Dalam penayangan perdana tersebut, ia tampil mengenakan busana dengan sentuhan khas Indonesia.
“Sebagai pemain yang masih tergolong baru, bisa menjadi bagian dari film ini adalah sebuah kehormatan besar. Sejarah selalu jadi subjek yang aku minati sejak lama,” ungkap Anya.
Horor Misteri Berlatar Desa Lobang Buaya
Terinspirasi dari cerita rakyat dan narasi yang tumbuh di sekitar peristiwa Gerakan 30 September, The Hole menghadirkan kisah horor-misteri berlatar masa penuh gejolak sosial dan ketegangan politik.
Film ini berfokus pada serangkaian pembunuhan misterius di Desa Lobang Buaya, dengan pola aneh: setiap korban ditemukan tewas pada tanggal 30 setiap bulan, dengan tubuh berlubang dan pesan-pesan misterius tertulis di wajah mereka.
Tidak menyajikan sejarah secara gamblang, The Hole hadir sebagai pembacaan ulang luka kolektif masyarakat Indonesia melalui pendekatan simbolik dan mistis.
Film The Hole dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2026. Informasi terbaru mengenai tanggal rilis dapat diikuti melalui akun media sosial @filmbolong dan @adhyapictures. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















