- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
- Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
- BNN Gandeng Citilink, Perangi Narkotika Jalur Udara
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- Gabungan Ormas dan Relawan Gelar Buka Puasa Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta
- Fraksi PDI-P Terima Lima Raperda, Soroti Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan
Awal 2025 BNN RI Ungkap Kasus Narkoba , Ada Tersangka WNA

Keterangan Gambar : Badan Nasional Narkotika( BNN) meriiis pengungkapan kasus narkoba dari berbagai modus operandi di awal 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Badan Nasional Narkotika( BNN) meriiis pengungkapan kasus narkoba dari berbagai modus operandi di awal 2025.
Pengungkapan kasus tersebut bekerjasama dengan BNN Provinsi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
" Dari kasus tersebut BNN berhasil mengungkap 11 kasus tindak pidana narkotika (dengan 15 laporan kasus narkotika) yang dilakukan oleh 44 orang tersangka, diantaranya dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Petugas Rutan," ungkap Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom, S.IK., M.Si kepada wartawan di Jakarta, Selasa,(14/01/2025).
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- Kasat Narkoba Polres Blitar Kota Sabet Anugerah Ops Tumpas Narkoba Semeru 2025 dari Kapolda Jatim
- Mahasiswa FISIP UHAMKA Gelar CSR GETCANA di SMPN 55 Jakarta, Bekali Remaja dengan Edukasi Anti-Narkoba
- Peduli Dengan Generasi Muda, Babinsa Koramil Curug Hadiri Sosialisasi Bahaya Narkoba
- Polda Metro Musnahkan 1,14 Ton Narkoba Hasil Ungkap Kasus periode Juli - September 2025
Martinus menambahkan BNN terus berkomitmen dalam upaya pemberantasan Narkoba dan untuk itu pihaknya membangun jaringan intelijen guna menutup mata rantai peredaran narkoba.

" Karena penanganan narkoba menjadi blunder dan tidak usah malu kalau dikatakan keterlibatan aparat oknum penegak hukum, ini harus di bersihkan jika tidak ingin lingkaran setan terjadi," katanya.
Martinus mengakui bahwa masih adanya oknum oknum para penegak hukum yang terlibat peredaran narkoba. Untuk itu pihaknya akan terus bertindak dengan bekerjasama dengan berbagai pihak.
" Kita terus melakukan pengawasan pengawasan di lapas lapas, warga binaan sebab kalau kita tidak lakukan ini menjadi blunder karena mereka merasa seolah olah tidak tersentuh hukum," katanya.
Narkoba adalah musuh bersama, lanjutnya masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa narkoba adalah solusi dalam mengatasi problem ekonomi.
" Ini adalah pendapat yang keliru , justru dampak negatif yang sedang dibangun para bandar narkoba sangat merusak moral seperti kehancuran rumah tangga , sekolah dan tindakan kejahatan," katanya.
Selain itu, dalam operasi bersama, Tim Gabungan juga mengamankan dua warga negara Thailand yang berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu melalui dubur dan dua warga negara Yaman yang menyelundupkan narkotika jenis cathinone dari Singapura ke Jakarta, Indonesia.
Dari ke-11 kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 44 orang tersangka, Tim Gabungan mengamankan barang bukti berupa: 5.259,34 gram sabu; 50.992,13 gram ganja; 45,45 gram ganja sintetis (tembakau gorilla); 63 butir ekstasi; 2.680 butir PCC; dan 3.896 gram cathinone.
" Dengan jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita, sebanyak 39.092 jiwa masyarakat Indonesia berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika," pungkas Martinus.
Di acara yang sama Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Dan Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai macam upaya mendukung BNN dalam upaya pemberantasan narkoba.
" Bea cukai menjadi garda terdepan dan siap dalam melakukan pemberantasan atas masuknya barang narkoba dari luar negeri melalui perbatasan," kata Gatot.
Wakil dekan fakultas Esa Unggul, Aryani mewakili dunia pendidikan menyampaikan bahwa, pihaknya sangat mendukung upaya BNN dalam pemberantasan narkoba, untuk itu dia mengatakan akan selalu memberikan edukasi dan siap berkolaborasi.
" Pengungkapan narkotika awal tahun sangat kita dukung sekali, kami dunia pendidikan bisa berkolaborasi dalam mengedukasi mahasiswa dan siapp bekerjasama dengan BNN dan perguruan tinggi lainnya," katanya.
Sementara itu mewakili Kalapas Satu Cipinang ahmadi menambahkan jajaran ke imigrasian berkomitmen penuh dalam turut serta membantu BNN dalam pemberantasan narkoba.
" jajaran kemasyarakatan berkomitmen penuh dengan melibatkan petugas dan warga binaan selalu konsisten berkolaborasi dalam upaya pemberantasan narkoba," tutupnya.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)











