- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Mahasiswa FISIP UHAMKA Gelar CSR GETCANA di SMPN 55 Jakarta, Bekali Remaja dengan Edukasi Anti-Narkoba
.jpg)
Keterangan Gambar : Poto Kegiatan GECTANA yang dilaksanakan oleh Mahasiswa FISIP UHAMKA di SMP Negeri 55 Jakarta)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta— Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) sukses menyelenggarakan kegiatan CSR Generasi Cerdas Tanpa Narkoba (GETCANA) di SMP Negeri 55 Jakarta Utara. Program ini menghadirkan akademisi sekaligus komunikolog dan public speaker, Dr. Nurlina Rahman, S.Pd., M.Si., sebagai narasumber utama.
.jpg)
Baca Lainnya :
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Poto: Dr. Nurlina Rahman, S.Pd., M.Si. memaparkan materi Penguatan Konsep Diri Positif Dalam Pencegahan Penyalahgunaan narkoba.
Mengangkat tema “Membangun Generasi Muda yang Cerdas, Sehat, dan Bebas dari Narkoba”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa kelas 8 tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat konsep diri sebagai bentuk pencegahan dini. Acara berlangsung pukul 08.20–10.30 WIB dan diikuti 50 peserta berusia 13–15 tahun.
Sekolah Apresiasi Inisiatif Mahasiswa UHAMKA
Kepala Sekolah SMPN 55 Jakarta, Leonora Agustina Hutabarat, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolahnya merupakan mitra Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam penguatan program anti-narkoba.
“Betapa bahayanya narkoba. Kegiatan GETCANA ini sangat bagus dan harus dilakukan secara masif oleh berbagai instansi. Materi dari Ibu Nurlina sangat bermanfaat agar anak-anak selalu ingat bahaya narkoba,” ujarnya.
Paparan Dr. Nurlina: Remaja Rentan Karena Konsep Diri yang Lemah
Dalam materinya, Dr. Nurlina menjelaskan jenis-jenis narkoba, dampaknya bagi perkembangan remaja, serta faktor yang membuat mereka rentan terjerumus. Ia menekankan besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku seseorang.
“Jika ada satu orang di satu wilayah menggunakan narkoba, maka ada sepuluh orang di sekitarnya yang terindikasi. Pembentukan konsep diri dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.
Ia juga menguraikan teori psikologi komunikasi terkait pembentukan konsep diri, meliputi refleksi diri, penilaian diri, lingkungan sosial, dan perbandingan sosial. Melalui pendekatan ini, siswa diajak memahami cara mengenali diri, mengendalikan tekanan, dan menolak ajakan negatif.
Diskusi Interaktif: Kenali Kepribadian & Kuatkan Diri
Kegiatan dilengkapi sesi interaktif seperti refleksi konsep diri, diskusi kepribadian, dan pengenalan tipe kepribadian (sanguinis, melankolis, koleris, plegmatis). Peserta juga belajar bagaimana mengembangkan keputusan yang matang melalui pola pikir positif.
Testimoni Peserta dan Guru: Program Dinilai Sangat Membantu
Guru BK kelas 9, Nyai Kusmawati, berharap program ini berkelanjutan.
“Semoga tidak hanya berhenti di sini. Ini luar biasa bagus, dan harapannya dapat meluas ke luar,” ujarnya.
Beberapa siswa juga memberikan respons positif:
Owen, peserta:
“Bagus sekali untuk edukasi remaja. Harapan saya tidak banyak lagi orang memakai narkoba.”
Riffat, Ketua Divisi IT OSIS:
“Ini membantu saya tahu apa yang harus dilakukan jika ada teman yang terkena narkoba.”
Verly, Divisi IT OSIS:
“Seru banget, pembawaannya enak. Saya juga belajar dokumentasi dari kakak-kakak.”
Mahasiswa UHAMKA: Turun Langsung Karena Lingkungan Rawan
Ketua pelaksana, Farid Maulana Awaludin, menjelaskan bahwa kegiatan dipicu kondisi lingkungan sekolah yang berada di kawasan rawan penyalahgunaan narkoba.
“Kami turun langsung agar siswa lebih paham bahaya narkoba,” katanya.
Program Berkelanjutan untuk Bangun Generasi Tangguh
Selain edukasi, panitia juga menyiapkan sertifikat bagi sekolah dan narasumber sebagai bentuk apresiasi. Dokumentasi kegiatan akan menjadi arsip CSR Prodi Ilmu Komunikasi UHAMKA dan menjadi rujukan kegiatan lanjutan di sekolah lain.
Program GETCANA menjadi bukti komitmen FISIP UHAMKA dalam membentuk generasi muda yang sehat, kuat secara mental, dan mampu menjauh dari penyalahgunaan narkoba. Melalui kolaborasi kampus dan sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat terus diperluas agar semakin banyak remaja memiliki kesadaran untuk berkata “Tidak pada Narkoba.”
Penulis: Adna Fika Ardelia
Editor: Alek








.jpg)







