- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas

Keterangan Gambar : Jalan rusak
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Deru alat berat memecah pagi, debu beterbangan di sepanjang ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat. Sebanyak 30 titik jalan yang rusak kini disentuh perbaikan dalam waktu yang berpacu dengan hitungan hari.
Di bawah komando Bupati Eman Suherman, total 117 kilometer jalan dikebut dengan anggaran Rp 143 miliar. Targetnya jelas: sebelum takbir berkumandang, masyarakat sudah bisa melintas dengan rasa aman dan nyaman.
"Kita kejar sebelum Lebaran. Masyarakat harus bisa mudik tanpa waswas. Kalau pun ada yang belum selesai, kita lanjutkan setelah Lebaran," tegas Eman, Rabu (4/3/2026).
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
Namun percepatan ini bukan tanpa peringatan. Eman berbicara lantang soal integritas. Ia mengingatkan para pengusaha dan kontraktor agar tidak bermain-main dengan uang rakyat.
"Jangan coba-coba main tangan. Ini uang rakyat. Kualitas harus bagus. Kepercayaan publik jangan dikhianati," ujarnya dengan nada serius.
Di sejumlah titik, pekerja terlihat menambal lubang-lubang menganga yang sebelumnya menjadi "jebakan" pengendara. Di titik lain, struktur jalan yang rusak parah diperkuat dan dilapisi hotmix baru. Pengawasan dilakukan ketat, dinas teknis turun langsung ke lapangan memastikan mutu tak dikorbankan demi kecepatan.
"Kita tidak ingin asal cepat tapi hasilnya mengecewakan. Lebih baik terukur, tapi benar-benar kuat dan tahan lama," tambahnya.
Langkah ini bukan sekadar proyek tambal sulam menjelang hari raya. Pemkab menargetkan konektivitas antarwilayah makin solid, roda ekonomi bergerak lebih lancar, dan kepercayaan masyarakat kembali tumbuh.
Harapan Warga Menggema
Di balik suara mesin dan aroma aspal panas, harapan warga ikut menguat. Asep (45), warga Ciomas Maja, tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Jalur Maja–Sukahaji yang sebelumnya dipenuhi lubang kini mulai mulus kembali.
"Alhamdulillah sudah diperbaiki. Dulu kalau lewat harus zig-zag hindari lubang. Mudah-mudahan awet, jangan cepat rusak lagi," katanya.
Siti (38), warga Kecamatan Ligung, juga merasakan dampaknya. Jalan Bantarwaru - Bongas yang kini mulus dinilai memberi angin segar bagi pedagang kecil.
"Kalau jalan bagus, pembeli dan distribusi lancar. Kami yang usaha kecil pasti terbantu," tuturnya.
Kini, waktu terus berjalan menuju Lebaran. Di antara harapan dan pengawasan ketat, masyarakat Majalengka menanti satu hal: komitmen yang bukan sekadar janji, melainkan benar-benar terasa di setiap kilometer jalan yang mereka lintasi. (Agit)

















