- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas

Keterangan Gambar : Jalan rusak
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Deru alat berat memecah pagi, debu beterbangan di sepanjang ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat. Sebanyak 30 titik jalan yang rusak kini disentuh perbaikan dalam waktu yang berpacu dengan hitungan hari.
Di bawah komando Bupati Eman Suherman, total 117 kilometer jalan dikebut dengan anggaran Rp 143 miliar. Targetnya jelas: sebelum takbir berkumandang, masyarakat sudah bisa melintas dengan rasa aman dan nyaman.
"Kita kejar sebelum Lebaran. Masyarakat harus bisa mudik tanpa waswas. Kalau pun ada yang belum selesai, kita lanjutkan setelah Lebaran," tegas Eman, Rabu (4/3/2026).
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Namun percepatan ini bukan tanpa peringatan. Eman berbicara lantang soal integritas. Ia mengingatkan para pengusaha dan kontraktor agar tidak bermain-main dengan uang rakyat.
"Jangan coba-coba main tangan. Ini uang rakyat. Kualitas harus bagus. Kepercayaan publik jangan dikhianati," ujarnya dengan nada serius.
Di sejumlah titik, pekerja terlihat menambal lubang-lubang menganga yang sebelumnya menjadi "jebakan" pengendara. Di titik lain, struktur jalan yang rusak parah diperkuat dan dilapisi hotmix baru. Pengawasan dilakukan ketat, dinas teknis turun langsung ke lapangan memastikan mutu tak dikorbankan demi kecepatan.
"Kita tidak ingin asal cepat tapi hasilnya mengecewakan. Lebih baik terukur, tapi benar-benar kuat dan tahan lama," tambahnya.
Langkah ini bukan sekadar proyek tambal sulam menjelang hari raya. Pemkab menargetkan konektivitas antarwilayah makin solid, roda ekonomi bergerak lebih lancar, dan kepercayaan masyarakat kembali tumbuh.
Harapan Warga Menggema
Di balik suara mesin dan aroma aspal panas, harapan warga ikut menguat. Asep (45), warga Ciomas Maja, tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Jalur Maja–Sukahaji yang sebelumnya dipenuhi lubang kini mulai mulus kembali.
"Alhamdulillah sudah diperbaiki. Dulu kalau lewat harus zig-zag hindari lubang. Mudah-mudahan awet, jangan cepat rusak lagi," katanya.
Siti (38), warga Kecamatan Ligung, juga merasakan dampaknya. Jalan Bantarwaru - Bongas yang kini mulus dinilai memberi angin segar bagi pedagang kecil.
"Kalau jalan bagus, pembeli dan distribusi lancar. Kami yang usaha kecil pasti terbantu," tuturnya.
Kini, waktu terus berjalan menuju Lebaran. Di antara harapan dan pengawasan ketat, masyarakat Majalengka menanti satu hal: komitmen yang bukan sekadar janji, melainkan benar-benar terasa di setiap kilometer jalan yang mereka lintasi. (Agit)





.jpg)











