- Robotika untuk Negeri Hadir di Kepulauan Seribu, PRSI Bekali Siswa dan Guru Teknologi Masa Depan
- UGC Tembus Puluhan Juta Views, SanDisk Sukses Gaet King Aloy Secara Autentik
- Tiga Penghargaan Sekaligus, Disdik Majalengka Jadi Sorotan BBPMP Jabar Award 2025
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Hadiri Pembukaan Manasik, Parmana Tekankan Pentingnya Bimbingan Terintegrasi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
- Aksi Bersih HPSN 2026, DLH dan Komunitas Sisir Eks Bandara Lama Muara Teweh
- Jemaah Barito Utara Tergabung Kloter 7 Gelombang I, Biaya Haji Tahun Ini Turun
- Bupati Barito Utara Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H, Tekankan Lima Tertib bagi Jemaah
Anis Sebut Tidak Mudah UMKM Mendapatkan Pembiayaan

Keterangan Gambar : Anis Byarwati dalam acara Meaningful Participation (partisipasi aktif & berdampak) yang diselenggarakan Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan (BSOJK) di Jakarta Timur.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, 18/7/2025). Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menjadi narasumber pada acara Meaningful Participation (partisipasi aktif & berdampak) yang diselenggarakan Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan (BSOJK) di Jakarta Timur.
Acara yang diselenggarakan pada Jum'at, 18 Juli 2025 ini mengangkat tema Peran Regulator Dalam Mendorong Akses Pembiayaan UMKM. Nara sumber lain pada acara ini adalah ketua komisioner BSOJK Sidharta Utama, anggota komisioner BS OJK Muhammad Edhie Purnawan dan Hernawan B Sasongko.
Anggota legislatif dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini menyampaikan pentingnya mendorong akses pembiayaan UMKM. "Pada kenyataannya, mendampingi para UMKM untuk terus berkembang dan mendapatkan pembiayaan bukanlah hal yang mudah," ungkap Anis. Ia menceritakan pengalamannya bersama komunitas AB Community -komunitas pemberdayaan UMKM yang dibentuk Anis di Jakarta Timur- selama hampir 7 tahun mengalami berbagai tantangan. Diantaranya kesulitan akses pembiayaan.
Baca Lainnya :
- Soroti Dugaan Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia, Anis Byarwati Ingatkan Integritas Prinsip Syariah
- Fraksi PKS Kota Bogor Berikan Dukungan dan Bantuan untuk RSUD Kota Bogor
- Stabilitas Ekonomi Nasional Dimulai dari Rumah Tangga, Tegas Anggota Komisi XI DPR Anis Byarwati
- Ratu Maxima Hadiri National Financial Health Event 2025, Anis Byarwati Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital
- APBN Defisit Rp479,7 Triliun di Oktober 2025, DPR Minta Kemenkeu Genjot Pendapatan dan Percepat Belanja
Dalam paparannya Sidharta Utama menjelaskan peran dan fungsi BSOJK serta berbagai problematika yang seringkali muncul di masyarakat terkait industri jasa keuangan.
Edhie Purnawan menjelaskan jenis-jenis pembiayaan. Ia mengingatkan pentingnya UMKM meneliti lembaga pemberi pembiayaan sebelum melakukan pinjaman. Sebagai perbandingan Edhie juga menyampaikan contoh pembiayaan untuk UMKM di berbagai negara. Sementara Hernawan Sasongko menyampaikan hak dan kewajiban konsumen serta prosedur pengaduan yg bisa dilakukan oleh masyarakat.
Acara yang berjalan hangat ini menghadirkan peserta para pelaku UMKM di Jakarta Timur yang terhimpun dalam AB Community. Komunitas yang digagas oleh Anis ini memiliki anggota hingga enam ribu orang. Kepada AB Community, Anis berpesan "Walaupun banyak tantangan, tetap semangat. Insya Allah kita sama-sama berjuang agar UMKM Jakarta Timur maju, berkembang dan naik kelas," pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















