- 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026
- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
Akselerasi Capaian RLS, Pemkab Majalengka Gelar MoU dengan Desa

MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya naikan angka Rata - rata Lama Sekolah (RLS), Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar MoU dengan Desa agar mengalokasikan anggaran dari Dana Desa (DD) untuk biaya Pendidikan kesetaraan warganya yang mengalami putus sekolah.
Hal ini dilakukan untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C, berlangsung saat di kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Akhir Tingkat Sekolah (ATS) melalui Pendidikan Kesetaraan dalam rangka Akselerasi Capaian RLS. Kamis, (20/11/2025)
Bupati Majalengka, Eman Suherman mengintruksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memastikan seluruh perangkat desa dapat mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C.
Baca Lainnya :
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
- Ultimatum Keras! Kios Tak Aktif di Pasar Sindangkasih Terancam Dicabut
- Galih Dimuntur Serukan Perlawanan terhadap Polarisasi, Empat Pilar Jadi Benteng Bangsa
"Saya minta desa harus memiliki data Akhir Tingkat Sekolah (ATS) warganya usia 24 tahun dengan akurat sehingga intervensi pendidikan dapat tepat sasaran." tegasnya.
Bupati menambahkan, pendidikan bukan hanya urusan sekolah atau Dinas Pendidikan semata, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk Pemerintah Desa.
"Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, serta lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan diajak untuk bersinergi lebih kuat dan melakukan integrasi program," imbaunya.
Dari sisi sinergi lintas sektor menurut bupati, ini diharapkan mampu memastikan penanganan ATS dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Majalengka dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berdampak.
Bupati berharap OPD terkait juga diminta untuk turut mendukung program pemberdayaan. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) diminta untuk menghadirkan tenaga penyuluh pertanian bagi peserta PKBM. Sementara Dinas Koperasi dan UMKM diharapkan memberikan pelatihan wirausaha guna meningkatkan keterampilan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muhamad Umar Ma'ruf menyebutkan, peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Rata -rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih tinggi, angka putus sekolah yang menurun, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat menjadi target utama.
"Data RLS 2025 Data RLS tahun 2025 menunjukkan Kabupaten Majalengka masih berada di bawah angka nasional maupun Provinsi Jawa Barat. Majalengka tahun 2025 tercatat Rata – rata Lama Sekolah selama 7,81 tahun, jauh lebih rendah dibandingkan RLS Nasional 9,07 tahun dan RLS Jawa Barat 9,14 tahun," sebutnya.
Ia menambahkan, melalui sinergi dan komitmen kita semua, saya yakin Majalengka dapat mempercepat peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), menurunkan angka ATS, dan memperkuat kualitas SDM untuk Majalengka yang lebih baik.
"Dinas Pendidikan menargetkan peningkatan signifikan RLS dalam beberapa tahun mendatang melalui penanganan terpadu, kolaboratif, dan berkesinambungan " tutupnya. ** (Agit)

















