- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
- Evaluasi SAKIP, Maryono: Tak Cuma Terserap, Harus Berdampak.
- Koramil 12/Rajeg Perkuat Budaya Kebersihan, Bersihkan Sampah.
- Formula Tower Jadi Pusat Aktivitas, Dedi Hermanto dan Ahmad Romdoni Perkuat Komunikasi Publik FORMULA
- Diguncang Berbagai Isu, Elim Tyu Samba : Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet.
- Zenal Abidin Ikuti Doa dan Dzikir Bersama, Doakan Bogor Dijauhkan dari Bencana
- HUT ke-67 Pelopor, Adityawarman: Semoga Brimob Presisi Makin Solid dan Kuat
- DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
Airlangga Tegas Sebut Indonesia Bukan Hanya Penonton Forum Internasional: Kita Memimpin

Keterangan Gambar : Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menepis pernyataan capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang menyebut posisi Indonesia saat ini hanya menjadi penonton dalam kancah global.
Ia menegaskan posisi Indonesia selalu jelas, terutama dalam berbagai forum internasional. Ia bahkan menyebut dalam KTT G20, keputusan yang dilontarkan RI menjadi pertimbangan negara-negara di dunia.
"Kepemimpinan G20 itu Indonesia bukan hanya duduk dan diam dan hadir, kita memimpin. Bapak Presiden datang ke Ukraina, Bapak Presiden datang ke Uni Soviet, ke Rusia, dan kita dihargai," kata Airlangga kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
"Indonesia bukan hanya mewarnai, tetapi menentukan arah politik luar negeri pada saat KTT G20," sambungnya.
Airlangga menyebut keputusan tersebut kemudian diadopsi oleh APEC dalam pertemuan di Bangkok, Thailand. Selain itu, ia juga memberi contoh saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menujukkan peran Indonesia melalui pertemuan APEC di Amerika Serikat.
Airlangga mengatakan dalam forum kerja sama ekonomi tersebut, Indonesia diundang ke Washington DC sehingga dapat menggelar pertemuan bilateral dengan Amerika Serikat.
"Kepemimpinan Indonesia itu luar biasa. Indonesia adalah negara selatan yang dianggap leader dari global south," jelas Airlangga.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)


.jpg)
.jpg)












