- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Yonif 764/IB Sukses Membuat Minyak Goreng Ringankan Kebutuhan

Keterangan Gambar : Yonif 764/IB kompi A terbilang sukses untuk membuat minyak sayur untuk meringankan kebutuhan para prajurit
MEGAPOLITANPOS.COM Papua Barat - Yonif 764/IB kompi A terbilang sukses untuk membuat minyak sayur untuk meringankan kebutuhan para prajurit sekaligus meningkatkan perekonomian prajurit. Pembuatan minyak sayur sendiri di buat secara manual yang dilakukan oleh Prajurit Yonif 764/IB.

Minyak goreng di buat dari kelapa tua yang dikumpulkan oleh para prajurit, sehingga di proses secara manual yang menghasilkan nilai ekonomis, bukan saja untuk memenuhi kebutuhan minyak kelapa juga di jual yang menghasilkan ekonomi.
Baca Lainnya :
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
Danyon Infantri 764/IB Letkol Inf Ucok Namara, Minggu (17/02/2024) mengatakan, proses pembuatan minyak kelapa atau minyak sayur mulai dari mengumpulkan kelapa tua di lanjutkan dengan pengupasan dan di parut kelapanya.

"Setelah itu parutan kemudian di berikan air bersih di rendam sampai satu malam, di lanjutkan dengan penggorengan santan sampai warna santan berubah menjadi coklat dan menjadi minyak kelapa," ujarnya.
Lebih lanjut Danyon menambahkan, pembuatan minyak kelapa ini bagian dari kreatifitas para prajurit Yonif 764/IB untuk membantu kebutuhan para prajurit itu sendiri.

"Hasil dari minyak kelapa (minyak sayur) di bagikan kepada prajurit dan bisa di jual ke warga masyarakat tentunya lebih murah dari pasaran, selain untuk membantu ini juga untuk menambah ekonomi prajurit Yonif 764/IB," paparnya. ** (Nan)

















