- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Wujudkan Sinergitas Semua Elemen Wabup Rahmat Apresasi Launcing Warung Bersih Narkoba

Keterangan Gambar : Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai bentuk sikap melawan peredaran Narkoba di Kabupaten Blitar Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Polres Kota Blitar, TNI, DPC Granat dan BNN Kabupaten Blitar, acara yang bertajuk Warung Anti Narkoba yang diselenggarakan pada Senin (27/02/23).
Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar yang sudah berupaya keras melakukan pencegahan, pemberantasan, peredaran, dan penyalagunaan Narkoba.

Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Lolos Seleksi Penjaringan Tonny Andreas Siap Majukan Prestasi KONI Kota Blitar
"Awal peredaran Narkoba memang sangat memprihatinkan, jika Pemkab Blitar, Polri BNN tidak hadir, karena pengaruh Narkoba sudah merambah semua kalangan, terutama generasi muda,"ungkap Rahmat.
Dari pengamatan Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP IPHI, Kabupaten Blitar berdekatan dengan Malang dan Kediri, dimana dua daerah ini jadi lahan bisnis bandar Narkoba, untuk itu sangat dibutuhkan perhatian serius dalam membentengi generasi muda dengan gencar melakukan penyuluhan.

"Sisi lain merebaknya peredaran Narkoba ditengarai dari anak anak tongkrongan, tidak punya pekerjaan, sehingga sangat rentan dipengaruhi Narkoba,"tutur Wabup.
Wakil Bupati selanjutnya juga minta kepada semua elemen masyarakat untuk bersama sama mengedukasi kepada generasi muda, tenaga miggran indonesia selalu mawas diri, kusus tenaga migran juga paling rawan, dijadikan sarana masuknya Narkoba ke Indonesia.
"Banyak cara akan ditempuh oleh bandar atau mafia Narkoba, modus selalu bergonta ganti, karena ketidaktahuan pekerja migran kita, saat pulang dititipi barang yang tidak tahu macamnya, tahu tahu dirazia petugas Bandara kedapatan Narkoba, Saya minta untuk hati hati, dan juga kepada Pak Kapolres selektif membedakan mana pengedar, mana pemakai, dengan menyediakan restorasi justice," tandasnya.

Dilain sisi Kepala BNN Kabupaten Blitar Bagus Hari Cahyono, melalui wakilnya Kepala BNN menyampaikan perlunya peningkatan kesadaran semua elemen akan bahaya Narkoba, secara luas peredaran Narkoba saat ini sungguh sangat memprihatinkan, peningkatan secara signifikan diberbagai daerah perlu kita cegah dan tangkal, yang salah satunnya dengan menggelar sarasehan anti narkoba.
"Bukan tidak mungkin Blitar Raya menjadi ajang peredaran Narkoba, semua karena beberapa daerah tetangga peredaran Narkoba sangat luar biasa, Kabupaten/Kota Blitar harus mewaspadai peredaran Narkoba,"ujarnya.
Menandai launcing Warung bersih Narkoba dilakukan pemukulan gong raksasa oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H, Sik, Argo berpesan kepada semua elemen, guru, Tomas, Toga dan para pelajar yang hadir saat itu agar mewaspadai peredaran Narkoba di wilayah hukum Polresta Blitar.(adv/kmf/za/mp)

















