- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Wujudkan Sinergitas Semua Elemen Wabup Rahmat Apresasi Launcing Warung Bersih Narkoba

Keterangan Gambar : Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai bentuk sikap melawan peredaran Narkoba di Kabupaten Blitar Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Polres Kota Blitar, TNI, DPC Granat dan BNN Kabupaten Blitar, acara yang bertajuk Warung Anti Narkoba yang diselenggarakan pada Senin (27/02/23).
Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Kota Blitar yang sudah berupaya keras melakukan pencegahan, pemberantasan, peredaran, dan penyalagunaan Narkoba.

Baca Lainnya :
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
"Awal peredaran Narkoba memang sangat memprihatinkan, jika Pemkab Blitar, Polri BNN tidak hadir, karena pengaruh Narkoba sudah merambah semua kalangan, terutama generasi muda,"ungkap Rahmat.
Dari pengamatan Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP IPHI, Kabupaten Blitar berdekatan dengan Malang dan Kediri, dimana dua daerah ini jadi lahan bisnis bandar Narkoba, untuk itu sangat dibutuhkan perhatian serius dalam membentengi generasi muda dengan gencar melakukan penyuluhan.

"Sisi lain merebaknya peredaran Narkoba ditengarai dari anak anak tongkrongan, tidak punya pekerjaan, sehingga sangat rentan dipengaruhi Narkoba,"tutur Wabup.
Wakil Bupati selanjutnya juga minta kepada semua elemen masyarakat untuk bersama sama mengedukasi kepada generasi muda, tenaga miggran indonesia selalu mawas diri, kusus tenaga migran juga paling rawan, dijadikan sarana masuknya Narkoba ke Indonesia.
"Banyak cara akan ditempuh oleh bandar atau mafia Narkoba, modus selalu bergonta ganti, karena ketidaktahuan pekerja migran kita, saat pulang dititipi barang yang tidak tahu macamnya, tahu tahu dirazia petugas Bandara kedapatan Narkoba, Saya minta untuk hati hati, dan juga kepada Pak Kapolres selektif membedakan mana pengedar, mana pemakai, dengan menyediakan restorasi justice," tandasnya.

Dilain sisi Kepala BNN Kabupaten Blitar Bagus Hari Cahyono, melalui wakilnya Kepala BNN menyampaikan perlunya peningkatan kesadaran semua elemen akan bahaya Narkoba, secara luas peredaran Narkoba saat ini sungguh sangat memprihatinkan, peningkatan secara signifikan diberbagai daerah perlu kita cegah dan tangkal, yang salah satunnya dengan menggelar sarasehan anti narkoba.
"Bukan tidak mungkin Blitar Raya menjadi ajang peredaran Narkoba, semua karena beberapa daerah tetangga peredaran Narkoba sangat luar biasa, Kabupaten/Kota Blitar harus mewaspadai peredaran Narkoba,"ujarnya.
Menandai launcing Warung bersih Narkoba dilakukan pemukulan gong raksasa oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H, Sik, Argo berpesan kepada semua elemen, guru, Tomas, Toga dan para pelajar yang hadir saat itu agar mewaspadai peredaran Narkoba di wilayah hukum Polresta Blitar.(adv/kmf/za/mp)
















