- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Waspada, Koramil 09/Mauk Ikuti Apel Penanggulangan Bencana
Waspada, Koramil 09/Mauk Ikuti Apel Penanggulangan Bencana

Keterangan Gambar : apel gabungan siap bemcana
Megapolitan pos. com, Kabupaten Tangerang - Upaya meningkatkan kewaspadaan, Koramil 09/Mauk, Kodim 0510/Trs mengikut apel gabungan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Apel di gelar di Lapangan Kantor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Kamis (25/09/2025).
Apel gabungan tersebut dalam rangka pengecekan personil pada apel kesiapan dan kesiapsiagaan tanggap bencana. "Apel ini merupakan bagian dari upaya bersama TNI dan Polri dan Muspika untuk memastikan kesiapan seluruh instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana," ujar Peltu Dedy Babinsa Mauk yang mewakili Danramil 09/Mauk.
Kegiatan apel kesiapsiagaan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk anggota TNI, Polri, BPBD, unsur Kecamatan Mauk serta relawan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh personil siap untuk bertindak cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi bencana, seperti banjir.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Wilayah Kecamatan Mauk, yang terletak di pesisir, memang memiliki potensi bencana alam yang cukup besar, terutama banjir, tanah longsor, dan tsunami.
Menurut Peltu Dedy kesiapsiagaan sangat penting agar dapat bergerak cepat saat bencana terjadi, baik dalam hal evakuasi maupun penanganan dampaknya.
"Untuk itu koordinasi antarinstansi sangat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana. Kami bersama kepolisian, BPBD, dan pihak terkait lainnya, akan terus memperkuat kerja sama untuk memastikan bahwa personil dan peralatan yang ada dapat digunakan secepatnya saat bencana datang. Masyarakat juga perlu terus diberdayakan agar dapat lebih siap menghadapi bencana, dengan mengikuti edukasi tentang mitigasi bencana," tambahnya.

















