Breaking News
- Wukuf di Arafah Jadi Simbol Harapan Perdamaian Dunia Saat Haji 2026 Berlangsung
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
Wacana Pemekaran Tangerang Tengah, Kepdes Rancaiyuh : Desa Kami Masih Tertinggal Dan Masih Banyak Ya

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Peningkatan pelayanan publik, kesediaan fasilitas umum yang memadai dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, adanya peningkatan kesejahteraan hidup bagi seluruh masyarakat daerah, serta partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana yang demokratis dan semakin berkembang, hal tersebut yang mendorong untuk terealisasinya pemekaran wilayah. Hal lainnya lagi adalah terjalinnya komunikasi yang seimbang dan berkualitas, antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat daerah. Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur masyarakat rumah tangganya sesuai dengan potensi yang di miliki oleh daerah. Seperti yang dikatakan Suherman, Kepala Desa Rancaiyuh Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, mengatakan desanya memiliki area tanah yang luas, tetapi dilihat dari geografis kependudukan yang mayoritas petani dan karyawan pabrik, penduduknya masih belum bisa mandiri. "Karena itu belum layak untuk kategori kantor kelurahan karena memang harus melewati beberapa tahapan yang berlapis lapis. Kalau memang ada rencana pemekaran itu adalah sah sah saja," ujarnya Jum'at ( 13/ 01/2022). Menurutnya, untuk otonomi daerah adalah masyarakat yang taraf hidupnya sudah layak, fasilitas memadai serta masyarakat yang berkembang. "Wacana pemerintah untuk pemekaran menurut saya tidak masalah, sah-sah saja buat wacana yang besar ini," Pungkas Kades Rancaiyu. Dikatakannya Pembentukan Kota Baru Tangerang Tengah, adalah wacana yang sangat baik, karena tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. "Tetapi di sisi lain seperti di Desa saya atau Desa Ciangir masih tertinggal dan banyak yang perlu dibenahi, banyak infrastruktur yang belum tersentuh dan masyarakatnya yang belum banyak berkembang karena mayoritas petani." Tutupnya.Esty

















