Breaking News
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Wacana Pemekaran Tangerang Tengah, Kepdes Rancaiyuh : Desa Kami Masih Tertinggal Dan Masih Banyak Ya

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Peningkatan pelayanan publik, kesediaan fasilitas umum yang memadai dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, adanya peningkatan kesejahteraan hidup bagi seluruh masyarakat daerah, serta partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana yang demokratis dan semakin berkembang, hal tersebut yang mendorong untuk terealisasinya pemekaran wilayah. Hal lainnya lagi adalah terjalinnya komunikasi yang seimbang dan berkualitas, antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat daerah. Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur masyarakat rumah tangganya sesuai dengan potensi yang di miliki oleh daerah. Seperti yang dikatakan Suherman, Kepala Desa Rancaiyuh Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, mengatakan desanya memiliki area tanah yang luas, tetapi dilihat dari geografis kependudukan yang mayoritas petani dan karyawan pabrik, penduduknya masih belum bisa mandiri. "Karena itu belum layak untuk kategori kantor kelurahan karena memang harus melewati beberapa tahapan yang berlapis lapis. Kalau memang ada rencana pemekaran itu adalah sah sah saja," ujarnya Jum'at ( 13/ 01/2022). Menurutnya, untuk otonomi daerah adalah masyarakat yang taraf hidupnya sudah layak, fasilitas memadai serta masyarakat yang berkembang. "Wacana pemerintah untuk pemekaran menurut saya tidak masalah, sah-sah saja buat wacana yang besar ini," Pungkas Kades Rancaiyu. Dikatakannya Pembentukan Kota Baru Tangerang Tengah, adalah wacana yang sangat baik, karena tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. "Tetapi di sisi lain seperti di Desa saya atau Desa Ciangir masih tertinggal dan banyak yang perlu dibenahi, banyak infrastruktur yang belum tersentuh dan masyarakatnya yang belum banyak berkembang karena mayoritas petani." Tutupnya.Esty

















