Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Wacana Pemekaran Tangerang Tengah, Kepdes Rancaiyuh : Desa Kami Masih Tertinggal Dan Masih Banyak Ya

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Peningkatan pelayanan publik, kesediaan fasilitas umum yang memadai dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, adanya peningkatan kesejahteraan hidup bagi seluruh masyarakat daerah, serta partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana yang demokratis dan semakin berkembang, hal tersebut yang mendorong untuk terealisasinya pemekaran wilayah. Hal lainnya lagi adalah terjalinnya komunikasi yang seimbang dan berkualitas, antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat daerah. Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur masyarakat rumah tangganya sesuai dengan potensi yang di miliki oleh daerah. Seperti yang dikatakan Suherman, Kepala Desa Rancaiyuh Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, mengatakan desanya memiliki area tanah yang luas, tetapi dilihat dari geografis kependudukan yang mayoritas petani dan karyawan pabrik, penduduknya masih belum bisa mandiri. "Karena itu belum layak untuk kategori kantor kelurahan karena memang harus melewati beberapa tahapan yang berlapis lapis. Kalau memang ada rencana pemekaran itu adalah sah sah saja," ujarnya Jum'at ( 13/ 01/2022). Menurutnya, untuk otonomi daerah adalah masyarakat yang taraf hidupnya sudah layak, fasilitas memadai serta masyarakat yang berkembang. "Wacana pemerintah untuk pemekaran menurut saya tidak masalah, sah-sah saja buat wacana yang besar ini," Pungkas Kades Rancaiyu. Dikatakannya Pembentukan Kota Baru Tangerang Tengah, adalah wacana yang sangat baik, karena tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. "Tetapi di sisi lain seperti di Desa saya atau Desa Ciangir masih tertinggal dan banyak yang perlu dibenahi, banyak infrastruktur yang belum tersentuh dan masyarakatnya yang belum banyak berkembang karena mayoritas petani." Tutupnya.Esty


.jpg)














