- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Musrenbang Teweh Baru, DPRD Siap Kawal Prioritas Pembangunan 2027
- Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dalam Musrenbang Gunung Timang
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
- H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
- Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar
- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
- Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Pemkab Barut Dan BNNP Kalteng Gelar Audensi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
Urban farming, Koramil 11/Pasar Kemis Tanam Cabai

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa – Koramil 11/Pasar Kemis, mengambil langkah proaktif dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah teritorialnya dengan menginisiasi urban farming di lahan 3000 meter persegi di Kampung Anom Desa Badak Anom Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten kemampuan milik bapak Loto.
Progran urban farming telah mengalami perkembangan signifikan dengan luas lahan mencapai 3000 meter persegi di tambah lokasi yang ada di Makoramil 11/Pasar Kemis memanfaatkan lahat teras kantor untuk di tanami cabai.

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
Danramil 11/Pasar Kemis Mayor Inf Suwaryono, Senin (15/07/2024) menyampaikan, kesuksesan urban farming ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak termasuk, Loto warga Badak Anom pemilik lahan, langkah tersebut adalah bagian dari komitmen Koramil untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah.
“Kami berharap urban farming ini tidak hanya meningkatkan produksi lokal dan menekan inflasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan,” ujarnya.

“Saya Danramil 11/Pasar Kemis optimis dengan perkembangan urban farming di wilayah Koramil 11/Pasar Kemis. Langkah ini merupakan upaya nyata dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan kami berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam pengelolaan sumber daya alam.” jelasnya.
Danramil menambahkan, urban farming tidak hanya memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan, tetapi juga menjadi salah satu upaya dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan di tengah keterbatasan ruang terbuka hijau di daerah lahan yang sempit padat penduduk. ** (Nan)



.jpg)








.jpg)




