- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Majalengka, Dena M Ramdhan saat resmikan SPPG di Sumberjaya. Selasa, (10/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Program strategis nasional SPPG terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat Indonesia. Wakil Bupati Majalengka, Dena M. Ramdhan, menegaskan bahwa implementasi program ini tergolong sangat cepat dan telah memberikan manfaat nyata, mulai dari penurunan kemiskinan hingga terbukanya ribuan lapangan kerja baru.
Hal tersebut disampaikan saat peresmian SPPG ke-4 yang dikelola Lanud S. Sukani di Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya, Selasa (10/02/2026).
Menurut Dena, dalam waktu hanya satu tahun, program SPPG telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat, melampaui program serupa di Brazil yang membutuhkan tujuh tahun untuk menjangkau 45 juta orang.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
"Keberhasilan ini berkat sinergi kuat pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah," ujarnya.
Tekan Kemiskinan dan Serap Tenaga Kerja
Wabup Dena menyoroti dampak besar SPPG terhadap kondisi sosial ekonomi, khususnya di Majalengka. Angka kemiskinan disebut mengalami penurunan hingga berada di kisaran 10,21%–10,30% dalam satu tahun pelaksanaan.
Selain itu, setiap unit SPPG mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga program ini turut menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan secara nasional.
Dorong UMKM dan Petani Lokal
Program ini juga dinilai memperkuat ekonomi daerah karena bahan baku dibeli langsung dari petani dan pelaku usaha lokal.
Rantai distribusi yang lebih pendek membuat kesejahteraan masyarakat meningkat sekaligus menekan peran tengkulak.
Menjadi Sorotan Dunia Internasional
Keberhasilan SPPG bahkan menarik perhatian internasional. Sejumlah negara asing datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding, menjadikan program ini berpotensi sebagai model pemberdayaan masyarakat dunia.
Di akhir sambutan, Wabup Dena menyampaikan apresiasi kepada Lanud S. Sukani, TNI-Polri, kementerian terkait, serta seluruh pihak yang mendukung.
"SPPG adalah program yang sangat dinantikan rakyat dan terbukti membawa manfaat luar biasa dalam waktu singkat," pungkasnya. ** (Agit)
















