- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Pemkab Barut Dan BNNP Kalteng Gelar Audensi

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah dalam rangka memperkuat sinergitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (11/02/2026).
Audiensi yang dipandu oleh Sekda Drs Muhlis tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol Mada Roostanto, S.E., M.H., beserta jajaran, serta unsur perangkat daerah di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kepala BNNP Kalimantan Tengah beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi ancaman narkoba.
Bupati mengatakan, audiensi ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah strategis dan krusial untuk memperkuat sinergitas lintas sektor dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, serta peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Utara.
“Perlu kami sampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara terhadap pemberantasan narkoba sudah sangat jelas melalui program unggulan Gerakan Batara Bersinar (Barito Utara Bersih dari Narkoba),” ujar Bupati.
Melalui audiensi ini, lanjutnya, diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkotika, baik melalui upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, penindakan jaringan peredaran gelap narkotika, maupun pengawasan terhadap prekursor narkotika.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, menegaskan bahwa negara tidak boleh lengah dan tidak boleh membiarkan peredaran narkoba terus terjadi.
Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan yang sangat kejam dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.
“Narkoba lebih kejam dan jahat. Pecandu narkoba raganya ada, tetapi jiwanya tidak ada. Tidak ada keluarga yang utuh karena narkoba,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengungkapkan bahwa perkembangan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kalimantan Tengah dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan Survei BNN–LIPI tahun 2019, tercatat sebanyak 0,70 persen atau sekitar 10.108 orang pernah memakai narkoba, serta 0,40 persen atau sekitar 6.317 orang tercatat sebagai pengguna Narkoba dalam satu tahun terakhir.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNP Kalimantan Tengah juga menggambarkan dampak mengerikan dari penyalahgunaan Narkotika dengan mencontohkan kondisi yang terjadi di Philadelphia, Amerika Serikat, sebagai peringatan akan bahaya Narkoba jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama antara BNN dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari Narkoba.
(A)

.jpg)



.jpg)








