- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang dan Keluarga Pasien Sepakat Selesaikan Kesalahpahaman Lewat Musyawarah, Tegaskan Video Viral Tidak Benar

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB.TANGERANG-Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang bersama keluarga pasien yang videonya sempat beredar luas di media sosial telah menggelar pertemuan secara langsung guna menyelesaikan kesalahpahaman terkait pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka, kondusif, dan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak saling menyampaikan kronologi kejadian secara utuh dan memberikan klarifikasi menyeluruh. Dari hasil dialog yang dilakukan, rumah sakit dan keluarga pasien sepakat bahwa berita maupun video yang beredar di media sosial tidak benar dan tidak menggambarkan kondisi pelayanan yang sebenarnya, karena disampaikan tanpa konteks yang lengkap.
Kedua belah pihak juga sepakat bahwa peristiwa tersebut merupakan kekeliruan yang dipengaruhi oleh situasi emosional keluarga pasien, dan miskomunikasi di lapangan, sehingga tidak perlu diperdebatkan lebih lanjut di ruang publik.
Baca Lainnya :
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menjelaskan bahwa pasien anak telah mendapatkan pelayanan medis sejak awal kedatangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), mulai dari pemeriksaan dokter, observasi, hingga rekomendasi rawat inap sesuai indikasi medis. Penjelasan tersebut telah disampaikan secara langsung dan diterima dengan baik oleh pihak keluarga pasien.
Perwakilan keluarga pasien, Bapak Edih Jayadi, menyampaikan bahwa video yang sempat beredar muncul karena kondisi kepanikan dan kekhawatiran keluarga saat itu.
“Kami mengakui saat kejadian suasana sangat emosional. Setelah kami bertemu langsung dan mendapatkan penjelasan secara utuh dari pihak rumah sakit, kami memahami bahwa tidak ada penolakan pelayanan. Video dan berita yang beredar tidak mencerminkan kejadian sebenarnya. Ini murni kesalahpahaman dan kami anggap sebagai kekeliruan bersama,” ujar Edih Jayadi, Senin 9 Februari 2025.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kami sepakat menyelesaikan masalah ini melalui musyawarah. Ke depan, kami berharap pelayanan rumah sakit semakin baik dan komunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien semakin jelas,” tambahnya.
Direktur Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang, dr. Maria Dewi Indrawati, mengapresiasi itikad baik keluarga pasien dalam menyelesaikan persoalan secara terbuka dan konstruktif.
“Kami berterima kasih atas komunikasi yang terbangun dengan baik. Klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat. Masukan dari keluarga pasien menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan komunikasi kepada pasien serta keluarganya,” jelas dr. Maria.
Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan bahwa tidak terdapat sengketa antara rumah sakit dan keluarga pasien. Permasalahan telah diselesaikan secara musyawarah, dan disepakati sebagai bahan evaluasi bersama demi peningkatan kualitas pelayanan di masa mendatang.
Sebagai penegasan, Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menyatakan bahwa informasi maupun video yang sempat beredar di media sosial terkait tuduhan penolakan pasien BPJS Kesehatan adalah tidak benar dan telah diluruskan melalui pertemuan resmi kedua belah pihak.
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan sesuai regulasi, termasuk bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan. (**)












.jpg)




