- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman beserta rombongan ziarah. Selasa, (10/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, Bupati Majalengka H. Eman Suherman memimpin langsung kegiatan Kirab dan Ziarah ke makam Bupati pertama Majalengka, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan visi pembangunan daerah melalui semangat Majalengka Langkung SAE.
Kirab diawali dengan long march dari Pendopo Kabupaten Majalengka menuju kompleks pemakaman Girilawungan Majalengka Wetan, sejauh kurang lebih dua kilometer.
Baca Lainnya :
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
Rombongan kemudian melaksanakan doa bersama dan tabur bunga di makam R.A.A. Kartadiningrat, Bupati pertama Kabupaten Majalengka.
Acara diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, OPD, Ketua TP PKK, Baznas, MUI, para camat, serta undangan lainnya.
Bupati Eman menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah sebagai fondasi pembangunan daerah.
"Majalengka Langkung SAE tumbuh dari nilai perjuangan dan keteladanan para pemimpin terdahulu. Menghormati sejarah adalah langkah awal membangun Majalengka yang sejahtera, aman, dan berkarakter," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga resmi menetapkan Hari Jadi Majalengka diperingati setiap 11 Februari, berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2025, yang menetapkan hari lahir Majalengka pada 11 Februari 1840, menggantikan ketentuan sebelumnya.
Kehadiran lengkap unsur Forkopimda dalam prosesi ini mencerminkan soliditas dan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Kirab dan ziarah ditutup dengan penuh kekhidmatan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Majalengka selama 186 tahun, sekaligus komitmen bersama untuk terus melangkah maju melalui visi Majalengka Langkung SAE. ** (Agit)





.jpg)











