- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman beserta rombongan ziarah. Selasa, (10/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, Bupati Majalengka H. Eman Suherman memimpin langsung kegiatan Kirab dan Ziarah ke makam Bupati pertama Majalengka, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan visi pembangunan daerah melalui semangat Majalengka Langkung SAE.
Kirab diawali dengan long march dari Pendopo Kabupaten Majalengka menuju kompleks pemakaman Girilawungan Majalengka Wetan, sejauh kurang lebih dua kilometer.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Rombongan kemudian melaksanakan doa bersama dan tabur bunga di makam R.A.A. Kartadiningrat, Bupati pertama Kabupaten Majalengka.
Acara diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, OPD, Ketua TP PKK, Baznas, MUI, para camat, serta undangan lainnya.
Bupati Eman menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah sebagai fondasi pembangunan daerah.
"Majalengka Langkung SAE tumbuh dari nilai perjuangan dan keteladanan para pemimpin terdahulu. Menghormati sejarah adalah langkah awal membangun Majalengka yang sejahtera, aman, dan berkarakter," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga resmi menetapkan Hari Jadi Majalengka diperingati setiap 11 Februari, berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2025, yang menetapkan hari lahir Majalengka pada 11 Februari 1840, menggantikan ketentuan sebelumnya.
Kehadiran lengkap unsur Forkopimda dalam prosesi ini mencerminkan soliditas dan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Kirab dan ziarah ditutup dengan penuh kekhidmatan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Majalengka selama 186 tahun, sekaligus komitmen bersama untuk terus melangkah maju melalui visi Majalengka Langkung SAE. ** (Agit)
















