- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman beserta rombongan ziarah. Selasa, (10/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, Bupati Majalengka H. Eman Suherman memimpin langsung kegiatan Kirab dan Ziarah ke makam Bupati pertama Majalengka, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan visi pembangunan daerah melalui semangat Majalengka Langkung SAE.
Kirab diawali dengan long march dari Pendopo Kabupaten Majalengka menuju kompleks pemakaman Girilawungan Majalengka Wetan, sejauh kurang lebih dua kilometer.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Rombongan kemudian melaksanakan doa bersama dan tabur bunga di makam R.A.A. Kartadiningrat, Bupati pertama Kabupaten Majalengka.
Acara diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, OPD, Ketua TP PKK, Baznas, MUI, para camat, serta undangan lainnya.
Bupati Eman menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah sebagai fondasi pembangunan daerah.
"Majalengka Langkung SAE tumbuh dari nilai perjuangan dan keteladanan para pemimpin terdahulu. Menghormati sejarah adalah langkah awal membangun Majalengka yang sejahtera, aman, dan berkarakter," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga resmi menetapkan Hari Jadi Majalengka diperingati setiap 11 Februari, berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2025, yang menetapkan hari lahir Majalengka pada 11 Februari 1840, menggantikan ketentuan sebelumnya.
Kehadiran lengkap unsur Forkopimda dalam prosesi ini mencerminkan soliditas dan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Kirab dan ziarah ditutup dengan penuh kekhidmatan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Majalengka selama 186 tahun, sekaligus komitmen bersama untuk terus melangkah maju melalui visi Majalengka Langkung SAE. ** (Agit)
















