- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
UMKM Dilibatkan dalam Program 3 Juta Rumah, Wujud Nyata Merdeka untuk Semua
.jpg)
Keterangan Gambar : Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”.
MEGAPOLITANPOS COM, Jakarta, – Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi dari desa.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan pihaknya berperan aktif dalam menyiapkan UMKM agar terlibat dalam ekosistem pembangunan perumahan.
“Kementerian UMKM mendorong peran UMKM difokuskan pada sisi supply, yakni mempersiapkan dan mendorong seoptimal mungkin pelaksanaan Program 3 Juta Rumah,” ujar Temmy di Jakarta.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
- Idhul Kurban PSHT Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Sekitar Padepokan
Peran UMKM dalam Ekosistem Perumahan
UMKM dapat berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa konstruksi (pengembang kecil, kontraktor, tukang bangunan, instalasi listrik, plumbing, pengecatan, hingga aplikator rumah pracetak RISHA dan RUSPIN), penyedia material bangunan, hingga layanan pasca-hunian.
Kementerian UMKM juga menyiapkan pembinaan dan pendampingan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas serta memenuhi standar untuk terlibat dalam program.
Akses Mudah dan Skema KUR Perumahan
Menurut Temmy, UMKM pengembang hanya perlu memahami prosedur registrasi di SIRENG dan SIKUMBANG. Sementara UMKM lain seperti kontraktor dan supplier bisa bermitra langsung dengan pengembang melalui skema B2B.
Pemerintah pun sedang menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 6% dan plafon hingga Rp500 juta. Skema ini ditargetkan khusus untuk UMKM di sektor perumahan agar lebih mudah memperoleh modal kerja.
104 Ribu UMKM Potensial
Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM per Agustus 2025, terdapat sekitar 104 ribu UMKM yang potensial dilibatkan dalam program ini, terdiri dari 35 ribu UMKM di bidang konstruksi dan 69 ribu UMKM sebagai supplier bahan bangunan.
“Jika 104 ribu UMKM ini dapat kita fasilitasi dan kapasitas usahanya meningkat, dampaknya akan besar bagi perekonomian nasional dan ekonomi kerakyatan,” tegas Temmy.

# Program 3 Juta Rumah tidak hanya menghadirkan hunian layak dan terjangkau, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan UMKM sebagai penggerak ekonomi rakyat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














