- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
UMKM Dilibatkan dalam Program 3 Juta Rumah, Wujud Nyata Merdeka untuk Semua
.jpg)
Keterangan Gambar : Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”.
MEGAPOLITANPOS COM, Jakarta, – Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi dari desa.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan pihaknya berperan aktif dalam menyiapkan UMKM agar terlibat dalam ekosistem pembangunan perumahan.
“Kementerian UMKM mendorong peran UMKM difokuskan pada sisi supply, yakni mempersiapkan dan mendorong seoptimal mungkin pelaksanaan Program 3 Juta Rumah,” ujar Temmy di Jakarta.
Baca Lainnya :
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
Peran UMKM dalam Ekosistem Perumahan
UMKM dapat berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa konstruksi (pengembang kecil, kontraktor, tukang bangunan, instalasi listrik, plumbing, pengecatan, hingga aplikator rumah pracetak RISHA dan RUSPIN), penyedia material bangunan, hingga layanan pasca-hunian.
Kementerian UMKM juga menyiapkan pembinaan dan pendampingan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas serta memenuhi standar untuk terlibat dalam program.
Akses Mudah dan Skema KUR Perumahan
Menurut Temmy, UMKM pengembang hanya perlu memahami prosedur registrasi di SIRENG dan SIKUMBANG. Sementara UMKM lain seperti kontraktor dan supplier bisa bermitra langsung dengan pengembang melalui skema B2B.
Pemerintah pun sedang menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 6% dan plafon hingga Rp500 juta. Skema ini ditargetkan khusus untuk UMKM di sektor perumahan agar lebih mudah memperoleh modal kerja.
104 Ribu UMKM Potensial
Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM per Agustus 2025, terdapat sekitar 104 ribu UMKM yang potensial dilibatkan dalam program ini, terdiri dari 35 ribu UMKM di bidang konstruksi dan 69 ribu UMKM sebagai supplier bahan bangunan.
“Jika 104 ribu UMKM ini dapat kita fasilitasi dan kapasitas usahanya meningkat, dampaknya akan besar bagi perekonomian nasional dan ekonomi kerakyatan,” tegas Temmy.

# Program 3 Juta Rumah tidak hanya menghadirkan hunian layak dan terjangkau, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan UMKM sebagai penggerak ekonomi rakyat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















