- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
UMKM Dilibatkan dalam Program 3 Juta Rumah, Wujud Nyata Merdeka untuk Semua
.jpg)
Keterangan Gambar : Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”.
MEGAPOLITANPOS COM, Jakarta, – Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi dari desa.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan pihaknya berperan aktif dalam menyiapkan UMKM agar terlibat dalam ekosistem pembangunan perumahan.
“Kementerian UMKM mendorong peran UMKM difokuskan pada sisi supply, yakni mempersiapkan dan mendorong seoptimal mungkin pelaksanaan Program 3 Juta Rumah,” ujar Temmy di Jakarta.
Baca Lainnya :
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
Peran UMKM dalam Ekosistem Perumahan
UMKM dapat berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa konstruksi (pengembang kecil, kontraktor, tukang bangunan, instalasi listrik, plumbing, pengecatan, hingga aplikator rumah pracetak RISHA dan RUSPIN), penyedia material bangunan, hingga layanan pasca-hunian.
Kementerian UMKM juga menyiapkan pembinaan dan pendampingan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas serta memenuhi standar untuk terlibat dalam program.
Akses Mudah dan Skema KUR Perumahan
Menurut Temmy, UMKM pengembang hanya perlu memahami prosedur registrasi di SIRENG dan SIKUMBANG. Sementara UMKM lain seperti kontraktor dan supplier bisa bermitra langsung dengan pengembang melalui skema B2B.
Pemerintah pun sedang menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 6% dan plafon hingga Rp500 juta. Skema ini ditargetkan khusus untuk UMKM di sektor perumahan agar lebih mudah memperoleh modal kerja.
104 Ribu UMKM Potensial
Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM per Agustus 2025, terdapat sekitar 104 ribu UMKM yang potensial dilibatkan dalam program ini, terdiri dari 35 ribu UMKM di bidang konstruksi dan 69 ribu UMKM sebagai supplier bahan bangunan.
“Jika 104 ribu UMKM ini dapat kita fasilitasi dan kapasitas usahanya meningkat, dampaknya akan besar bagi perekonomian nasional dan ekonomi kerakyatan,” tegas Temmy.

# Program 3 Juta Rumah tidak hanya menghadirkan hunian layak dan terjangkau, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan UMKM sebagai penggerak ekonomi rakyat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)


1.jpg)

.jpg)








