- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
Tudingan Proyek P3 TGAI Kab. Blitar Bermasalah Dibantah Ishanuddin

Keterangan Gambar : Proyek P3 TGAI
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Gara gara di tuding pekerjaan proyek P3 TGAI yang bersumber dana dari Anggaran Belanja Pemerintah Negara (APBN) tidak memenuhi spesifikasi Ketua kelompok Muhammad Ishanuddin, pelaksana Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 TGAI) Tirto Makmur Desa Plumpungrejo memberikan klarifikasi atas dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek irigasi yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp195 juta. Proyek ini terletak di Dusun Soko, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Ishanuddin menjelaskan, bahwa kelompok petani pemakai air (HIPA) Tirto Makmur merasa perlu memberikan penjelasan setelah munculnya isu mengenai saluran dan tata guna air irigasi yang dianggap tidak sesuai.
"Memang benar kemarin ketika media datang itu ada kerusakan, namun kami dari tim itu langsung memperbaiki kerusakan tersebut dan kemarin sudah dicek oleh balai, dan sudah sesuai," kata Ishanuddin, Sabtu (1/11/2025).
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
Ia menandaskan, bahwa proyek tersebut kini telah selesai, dengan panjang total saluran mencapai 268 meter. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak balai, total panjang saluran yang terverifikasi adalah 275,7 meter.
"Kami dari kelompok HIPA ini bisa menyelesaikan program tersebut dan Alhamdulillah per hari ini saluran tersebut sudah finish," tandas Ishanuddin.
Ishanuddin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini, yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan irigasi bagi masyarakat. (za/mp)
















