- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
Siapkan Raperda Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Anggota DPRD Barut Sambangi TPS3R Nitikan Yogyakarta

MEGAPOLITANPOS.COM Muara Teweh - Dalam upaya memperkuat penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sampah, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara telah melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Yogyakarta,
Politisi Partai Golkar Hj Neni Triana Wati menyampaikan dia bersama beberapa anggota dewan lainnya tiba di sana disambut oleh sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, bersama jajarannya kemudian meninjau langsung fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Nitikan.
"Di lokasi itu, kami bersama teman lainnya mempelajari sistem pengelolaan sampah terpadu yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (12/11/2025)
Baca Lainnya :
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
Menurutnya, studi banding ini menjadi langkah penting dalam merancang kebijakan pengelolaan sampah di Barito Utara agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut selain ingin belajar dari pengalaman Kota Yogyakarta yang sudah lebih maju dalam penerapan sistem TPS3R. Di sini, masyarakat benar-benar menjadi bagian dari solusi dalam menjaga kebersihan dan mengurangi timbunan sampah.
Disamping mempelajari tata kelola di lapangan, DPRD Barito Utara juga melakukan dialog dengan pihak DLH terkait Regulasi, pola pembiayaan, serta Strategi Edukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Menurut Hj. Neni, pihaknya menginginkan agar Raperda tentang Pengelolaan Sampah yang sedang disusun tidak hanya berfokus pada aspek penanganan dan pengelolaan semata, tetapi juga mencakup pemanfaatan sampah yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Harapan kami, pengaturan dalam Raperda ini dapat mencakup pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir, sehingga selain menjaga kebersihan lingkungan, juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujar Hj. Neni.
Dengan adanya kunjungan pihak DPRD Barut, pemerintah Kota Yogyakarta menyambut baik dan berharap hasil studi banding ini dapat menjadi inspirasi bagi Kabupaten Barito Utara dalam menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang mandiri dan berkelanjutan.
Melalui kunjungan ini, DPRD Barito Utara berkomitmen untuk mendorong lahirnya peraturan daerah yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berdampak positif bagi pembangunan daerah.
(A)

















