- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, DR H. Tajeri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polres Barito Utara dalam mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di wilayah Teweh Timur.
Menurut H. Tajeri, langkah cepat aparat Kepolisian dalam menangkap para pelaku patut diapresiasi, mengingat peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Saya mengapresiasi kinerja Polres Barito Utara. Luar biasa, berselang hanya satu hari pelaku pembunuhan yang menewaskan lima orang dan satu orang luka berat sudah ditangkap. Ini tentunya berkat kerja keras tim Kapolres Barito Utara yang bergerak cepat dan tanggap terhadap kejadian ini,” ujar Tajeri, Selasa (21/04/2026).
Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) di kawasan hutan dekat jalan hauling perusahaan kilometer 95, wilayah Teweh Timur. Insiden berdarah itu dipicu konflik sengketa lahan antara dua pihak yang telah berlangsung cukup lama dan tidak menemukan titik penyelesaian.
Dalam kejadian tersebut, enam orang menjadi korban, dengan lima di antaranya meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Para pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang atau mandau, bahkan sempat terdengar suara letusan yang mengindikasikan adanya dugaan penggunaan senjata api rakitan.
Polres Barito Utara bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial VN, LK, dan SA dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Tajeri berharap, penanganan kasus ini dapat terus dikembangkan secara transparan hingga tuntas, serta menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar konflik lahan tidak lagi berujung pada tindakan kekerasan.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
(Anti)

.jpg)















