- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, DR H. Tajeri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polres Barito Utara dalam mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di wilayah Teweh Timur.
Menurut H. Tajeri, langkah cepat aparat Kepolisian dalam menangkap para pelaku patut diapresiasi, mengingat peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Saya mengapresiasi kinerja Polres Barito Utara. Luar biasa, berselang hanya satu hari pelaku pembunuhan yang menewaskan lima orang dan satu orang luka berat sudah ditangkap. Ini tentunya berkat kerja keras tim Kapolres Barito Utara yang bergerak cepat dan tanggap terhadap kejadian ini,” ujar Tajeri, Selasa (21/04/2026).
Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) di kawasan hutan dekat jalan hauling perusahaan kilometer 95, wilayah Teweh Timur. Insiden berdarah itu dipicu konflik sengketa lahan antara dua pihak yang telah berlangsung cukup lama dan tidak menemukan titik penyelesaian.
Dalam kejadian tersebut, enam orang menjadi korban, dengan lima di antaranya meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Para pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang atau mandau, bahkan sempat terdengar suara letusan yang mengindikasikan adanya dugaan penggunaan senjata api rakitan.
Polres Barito Utara bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial VN, LK, dan SA dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Tajeri berharap, penanganan kasus ini dapat terus dikembangkan secara transparan hingga tuntas, serta menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar konflik lahan tidak lagi berujung pada tindakan kekerasan.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
(Anti)



.jpg)




.jpg)







