- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-79, BP2MI Seragamkan Jaket Pelepasan PMI dengan Warna Merah

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Terdapat momen menarik saat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaksanakan seremonial pelepasan pekerja migran Indonesia (PMI) program penempatan Government to Government (G to G) Korea Selatan dan Jerman di Hotel eL Royal, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Biasanya, BP2MI menyeragamkan jaket pelepasan PMI dengan warna kuning. Namun, kali ini, lembaga yang dipimpin Benny Rhamdani itu menyelaraskan seragam pahlawan devisa dengan jaket berwarna merah.
"Semangat Agustus-an," kata Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika (ASAF) BP2MI, Lasro Simbolon.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
Diakui Lasro, hal ini merupakan instruksi dari Kepala BP2MI Benny Rhamdani untuk menyambut bulan kemerdekaan.
"Selama pemberangkatan Agustus, kita tunjukkan simbol negara kita, Merah Putih. September kembali ke warna serupa," tambah Lasro.
Lasro memastikan pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada PMI. Mengingat, PMI merupakan penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas (migas).
"Mereka orang-orang hebat, orang-orang bermartabat. Kita tunjukkan seperti melepas duta-duta bangsa seperti atlet. Jadi, inilah cara BP2MI minimal menghormati pahlawan devisa," ujarnya.
Dia juga berpesan kepada negara penempatan untuk menghargai PMI. Sebab, keberadaan mereka dapat meningkatkan perekonomian negara penempatan.
"Kita jaga hubungan bilateral yang baik. Anda sudah dapat banyak benefit dari kehadiran PMI, maka berikan hak-hak mereka dengan pantas," tuntas Lasro.
Diketahui, BP2MI melepas 582 pekerja migran Indonesia yang terdiri dari 551 pekerja migran ke Korea Selatan, 5 PMI ke Jerman dan dihadiri 26 Calon PMI (CPMI) yang sedang melaksanakan orientasi pra pemberangkatan program G to G Korea Selatan.(*/Anton)














