- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Rekomendasi Menu Berbuka Sehat Ramadan 1447 H Tahun 2026

Keterangan Gambar : ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Memasuki Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, umat Muslim kembali menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat. Selain memperkuat spiritualitas, momen berbuka puasa juga menjadi perhatian penting, karena pola makan yang tepat akan menentukan kebugaran tubuh selama sebulan penuh.
Ahli gizi menyarankan agar masyarakat tidak tergoda langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar saat azan Magrib berkumandang. Tubuh yang berpuasa lebih dari 12 jam membutuhkan asupan bertahap agar sistem pencernaan tidak "kaget". Awali dengan yang Manis dan Cair
Berbuka idealnya diawali dengan :
Baca Lainnya :
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
-2–3 butir kurma
-Air putih hangat
-Air kelapa tanpa gula tambahan
-Kurma menjadi pilihan utama karena kandungan gula alaminya membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa lonjakan drastis.
Setelah itu, disarankan memberi jeda sekitar 10–15 menit sebelum menyantap menu utama.
Menu Utama : Seimbang dan Tidak Berlebihan
Menu berbuka yang baik sebaiknya mengandung unsur karbohidrat, protein, dan serat. Karbohidrat: nasi putih atau nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus. Protein : ayam panggang, ikan bakar, telur, tahu, atau tempe. Sayuran: sayur bening bayam, capcay kuah, tumis buncis, atau lalapan segar.
Metode memasak seperti rebus, kukus, atau panggang lebih dianjurkan dibandingkan gorengan berlebihan yang dapat memicu gangguan lambung dan rasa haus di malam hari.
Batasi Gula dan Gorengan
Takjil manis seperti kolak dan es buah tetap boleh dikonsumsi, namun dengan kadar gula yang terkontrol. Minuman bersoda dan terlalu manis sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan perut terasa penuh dan cepat lemas.
Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk rehidrasi. Dianjurkan minum secara bertahap hingga waktu sahur agar kebutuhan cairan harian terpenuhi.
Ramadan Jadi Momentum Pola Hidup Sehat
Ramadan 1447 H bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan membangun pola hidup lebih disiplin. Dengan memilih menu berbuka yang sehat dan seimbang, tubuh tetap bertenaga, ibadah semakin khusyuk, dan aktivitas harian tetap berjalan optimal.
Berbuka secukupnya, bernutrisi, dan tidak berlebihan menjadi kunci agar Ramadan tahun ini membawa manfaat spiritual sekaligus kesehatan bagi seluruh keluarga.







.jpg)



.jpg)




