- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Rekomendasi Menu Berbuka Sehat Ramadan 1447 H Tahun 2026

Keterangan Gambar : ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Memasuki Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, umat Muslim kembali menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat. Selain memperkuat spiritualitas, momen berbuka puasa juga menjadi perhatian penting, karena pola makan yang tepat akan menentukan kebugaran tubuh selama sebulan penuh.
Ahli gizi menyarankan agar masyarakat tidak tergoda langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar saat azan Magrib berkumandang. Tubuh yang berpuasa lebih dari 12 jam membutuhkan asupan bertahap agar sistem pencernaan tidak "kaget". Awali dengan yang Manis dan Cair
Berbuka idealnya diawali dengan :
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
-2–3 butir kurma
-Air putih hangat
-Air kelapa tanpa gula tambahan
-Kurma menjadi pilihan utama karena kandungan gula alaminya membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa lonjakan drastis.
Setelah itu, disarankan memberi jeda sekitar 10–15 menit sebelum menyantap menu utama.
Menu Utama : Seimbang dan Tidak Berlebihan
Menu berbuka yang baik sebaiknya mengandung unsur karbohidrat, protein, dan serat. Karbohidrat: nasi putih atau nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus. Protein : ayam panggang, ikan bakar, telur, tahu, atau tempe. Sayuran: sayur bening bayam, capcay kuah, tumis buncis, atau lalapan segar.
Metode memasak seperti rebus, kukus, atau panggang lebih dianjurkan dibandingkan gorengan berlebihan yang dapat memicu gangguan lambung dan rasa haus di malam hari.
Batasi Gula dan Gorengan
Takjil manis seperti kolak dan es buah tetap boleh dikonsumsi, namun dengan kadar gula yang terkontrol. Minuman bersoda dan terlalu manis sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan perut terasa penuh dan cepat lemas.
Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk rehidrasi. Dianjurkan minum secara bertahap hingga waktu sahur agar kebutuhan cairan harian terpenuhi.
Ramadan Jadi Momentum Pola Hidup Sehat
Ramadan 1447 H bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan membangun pola hidup lebih disiplin. Dengan memilih menu berbuka yang sehat dan seimbang, tubuh tetap bertenaga, ibadah semakin khusyuk, dan aktivitas harian tetap berjalan optimal.
Berbuka secukupnya, bernutrisi, dan tidak berlebihan menjadi kunci agar Ramadan tahun ini membawa manfaat spiritual sekaligus kesehatan bagi seluruh keluarga.





.jpg)











