- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Rekomendasi Menu Berbuka Sehat Ramadan 1447 H Tahun 2026

Keterangan Gambar : ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Memasuki Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, umat Muslim kembali menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat. Selain memperkuat spiritualitas, momen berbuka puasa juga menjadi perhatian penting, karena pola makan yang tepat akan menentukan kebugaran tubuh selama sebulan penuh.
Ahli gizi menyarankan agar masyarakat tidak tergoda langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar saat azan Magrib berkumandang. Tubuh yang berpuasa lebih dari 12 jam membutuhkan asupan bertahap agar sistem pencernaan tidak "kaget". Awali dengan yang Manis dan Cair
Berbuka idealnya diawali dengan :
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
-2–3 butir kurma
-Air putih hangat
-Air kelapa tanpa gula tambahan
-Kurma menjadi pilihan utama karena kandungan gula alaminya membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa lonjakan drastis.
Setelah itu, disarankan memberi jeda sekitar 10–15 menit sebelum menyantap menu utama.
Menu Utama : Seimbang dan Tidak Berlebihan
Menu berbuka yang baik sebaiknya mengandung unsur karbohidrat, protein, dan serat. Karbohidrat: nasi putih atau nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus. Protein : ayam panggang, ikan bakar, telur, tahu, atau tempe. Sayuran: sayur bening bayam, capcay kuah, tumis buncis, atau lalapan segar.
Metode memasak seperti rebus, kukus, atau panggang lebih dianjurkan dibandingkan gorengan berlebihan yang dapat memicu gangguan lambung dan rasa haus di malam hari.
Batasi Gula dan Gorengan
Takjil manis seperti kolak dan es buah tetap boleh dikonsumsi, namun dengan kadar gula yang terkontrol. Minuman bersoda dan terlalu manis sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan perut terasa penuh dan cepat lemas.
Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk rehidrasi. Dianjurkan minum secara bertahap hingga waktu sahur agar kebutuhan cairan harian terpenuhi.
Ramadan Jadi Momentum Pola Hidup Sehat
Ramadan 1447 H bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan membangun pola hidup lebih disiplin. Dengan memilih menu berbuka yang sehat dan seimbang, tubuh tetap bertenaga, ibadah semakin khusyuk, dan aktivitas harian tetap berjalan optimal.
Berbuka secukupnya, bernutrisi, dan tidak berlebihan menjadi kunci agar Ramadan tahun ini membawa manfaat spiritual sekaligus kesehatan bagi seluruh keluarga.

















