- Ini Pesan Bupati untuk Pedagang Pasar Wadai, Dari Kualitas hingga Keamanan Pangan Dijaga
- DPRD Barito Utara, H Nurul Anwar Pertanyakan Maskapai, Harga Tiket Muara Teweh Tembus Rp1,8 Juta Dinilai Tak Masuk Akal
- Fraksi PAN DPRD Majalengka Serukan Puasa Jadi Momentum Jaga Hati dan Bantu Rakyat
- Gubernur Jabar Datang Sendiri, Korban Tanah Bergerak Sukadana Dijanjikan Hunian Aman
- Jelang Ramadan, Bupati Serukan ASN Perkuat Disiplin dan Pengabdian.
- Tanggapi Perampasan Kendaraan, Kapolsek Pasar Kemis Siap Brantas Premanisme
- Pemdes Tambakrejo Wujudkan Komitmen Membangun Desa Melalui Koperasip Desa Merah Putih
- Dorong Orang Tua Melek Gizi, Alfamidi Gelar Edukasi Nutrisi Anak
- Tak Sekadar Wacana, Pemkab Barito Utara Mulai Realisasikan Pelebaran Jalan
- Tiket Pesawat HMS Melambung, DPRD Barito Utara Panggil Lion Group, Ini Jawabannya
Ini Pesan Bupati untuk Pedagang Pasar Wadai, Dari Kualitas hingga Keamanan Pangan Dijaga

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, secara resmi membuka Pasar Wadai Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di kawasan depan Masjid Raya Shiratal Mustaqin, Kamis (19/02/2026).
Pembukaan ditandai dengan seremoni sederhana yang dihadiri jajaran kepala perangkat daerah, pelaku UMKM, serta masyarakat pengunjung.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan dan keberkahan. Selain sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan, Ramadan juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Shalahuddin.
Menurutnya, Pasar Wadai Ramadan bukan hanya tempat transaksi jual beli takjil, tetapi ruang kebersamaan dan interaksi sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM lokal untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
“Pasar Wadai Ramadan ini merupakan ruang kebersamaan dan wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM. Di sini juga kita melestarikan budaya kuliner tradisional yang menjadi identitas kita bersama,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Bupati, berkomitmen terus mendukung kegiatan serupa dengan memberikan ruang dan fasilitasi bagi pelaku usaha kecil agar semakin berkembang dan berdaya saing.
Ia juga menekankan pentingnya kebersihan, keamanan pangan, serta pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Bupati mengajak seluruh pedagang menjaga kualitas produk dan menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam berdagang. “Jadikan Pasar Wadai Ramadan ini sebagai contoh pasar yang tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh pengunjung,” pesannya.
Kepada masyarakat, ia mengimbau agar bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan sehingga Ramadan tahun ini benar-benar membawa keberkahan bagi semua.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Semoga amal ibadah kita di bulan suci ini menambah nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, menjelaskan kegiatan Pasar Wadai Ramadan berlangsung selama satu bulan, mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026.
Ia menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan datangnya bulan suci Ramadan, meningkatkan ekonomi UMKM dan pelaku usaha, membantu masyarakat memperoleh takjil berbuka puasa, serta menjadi ajang promosi dan pelestarian kuliner lokal.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana sosial dan hiburan dalam menyukseskan suasana kebersamaan dan semangat Ramadan,” jelas Dewi.
Pasar Wadai Ramadan tahun ini diikuti sebanyak 85 pedagang, terdiri dari 35 pedagang kue basah, 26 pedagang makanan, dan 24 pedagang minuman.
Pemerintah daerah juga menyediakan fasilitas berupa 14 unit tenda ukuran 8x6 meter, 2 unit tenda 14x6 meter, serta 1 unit tenda ukuran 5x5 meter guna menunjang kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Acara dilanjutkan dengan kunjungan Bupati beserta rombongan ke setiap Stand / tenda pedagang.
(A)















