- Ini Pesan Bupati untuk Pedagang Pasar Wadai, Dari Kualitas hingga Keamanan Pangan Dijaga
- DPRD Barito Utara, H Nurul Anwar Pertanyakan Maskapai, Harga Tiket Muara Teweh Tembus Rp1,8 Juta Dinilai Tak Masuk Akal
- Fraksi PAN DPRD Majalengka Serukan Puasa Jadi Momentum Jaga Hati dan Bantu Rakyat
- Gubernur Jabar Datang Sendiri, Korban Tanah Bergerak Sukadana Dijanjikan Hunian Aman
- Jelang Ramadan, Bupati Serukan ASN Perkuat Disiplin dan Pengabdian.
- Tanggapi Perampasan Kendaraan, Kapolsek Pasar Kemis Siap Brantas Premanisme
- Pemdes Tambakrejo Wujudkan Komitmen Membangun Desa Melalui Koperasip Desa Merah Putih
- Dorong Orang Tua Melek Gizi, Alfamidi Gelar Edukasi Nutrisi Anak
- Tak Sekadar Wacana, Pemkab Barito Utara Mulai Realisasikan Pelebaran Jalan
- Tiket Pesawat HMS Melambung, DPRD Barito Utara Panggil Lion Group, Ini Jawabannya
Gubernur Jabar Datang Sendiri, Korban Tanah Bergerak Sukadana Dijanjikan Hunian Aman

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi, Kamis (19/2/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bencana pergerakan tanah yang mengguncang Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, kini menjadi sorotan serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi, Kamis (19/2/2026), memastikan warga terdampak tidak menghadapi musibah ini sendirian.
Didampingi Bupati Majalengka Eman Suherman serta jajaran Forkopimda, sosok yang akrab disapa KDM menyambangi para pengungsi yang sementara ini bertahan di Balai Desa Sukadana.
Baca Lainnya :
- Fraksi PAN DPRD Majalengka Serukan Puasa Jadi Momentum Jaga Hati dan Bantu Rakyat
- Gubernur Jabar Datang Sendiri, Korban Tanah Bergerak Sukadana Dijanjikan Hunian Aman
- Pesan Menggugah DPRD Majalengka: Ramadan Bukan Sekadar Ibadah, Tapi Revolusi Spiritual
- Kadisdik Majalengka Pastikan Sekolah Aman! Turun Langsung ke Gandawesi Usai Peresmian SPPG
- Bapenda Majalengka Gaspol Digitalisasi Pajak : ASN Harus Jadi Contoh Nyata
Di hadapan warga, KDM menyampaikan komitmen nyata yang langsung disambut haru masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bantuan tunai Rp10 juta untuk setiap keluarga korban tanah bergerak.
Namun, bantuan darurat bukan satu-satunya langkah.
KDM meluncurkan gagasan besar yang mengejutkan warga : kawasan terdampak akan ditata ulang menjadi permukiman baru berkonsep "Kampung Wisata", seperti yang telah diterapkan di Sukabumi.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah merencanakan pembangunan rumah panggung dengan anggaran Rp.40 juta per unit, ditambah alokasi dana Rp.1 miliar untuk pembangunan rumah berbahan kayu yang dinilai lebih ringan dan tahan gempa.
"Rumah kayu lebih ringan dan tahan guncangan. Tetap tradisional tapi kokoh. Kita ingin warga kembali tinggal dengan aman dan nyaman," tegas KDM.
Untuk mempercepat realisasi, KDM menggandeng Kodim setempat melalui program Karya Bakti, sekaligus menyiapkan dana tambahan Rp.1 miliar guna memperbaiki infrastruktur desa.
"Saya siapkan dana 1 miliar rupiah, nanti dikerjakan Kodim. Kita tata jalannya, kita bangun rumahnya. Kampung ini harus berubah menjadi Kampung Wisata," ujar Dedi Mulyadi penuh keyakinan.
Tak hanya itu, Gubernur juga meminta Pemkab Majalengka segera menyiapkan lahan relokasi permanen yang benar-benar aman bagi warga terdampak.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan kesiapan penuh.
"Pemkab Majalengka siap menyediakan lahan relokasi yang aman, tidak jauh dari Sukadana namun bebas dari ancaman pergerakan tanah," ungkapnya.
Di tengah kepanikan dan ketidakpastian, warga merasakan secercah harapan baru.
Salah seorang korban terdampak, Rohman, mengaku terharu atas kehadiran langsung pimpinan daerah.
"Kami merasa benar-benar diperhatikan. Terima kasih karena pemerintah cepat merespons musibah ini," ujarnya.
Kini, pergerakan tanah di Blok Godabaya bukan hanya menjadi catatan bencana, tetapi juga titik awal perubahan besar.
Langkah cepat dari penanganan darurat hingga rencana relokasi permanen diharapkan memberi kepastian, rasa aman, dan harapan baru bagi warga Sukadana. ** (Agit)
















