- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Gubernur Jabar Datang Sendiri, Korban Tanah Bergerak Sukadana Dijanjikan Hunian Aman

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi, Kamis (19/2/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bencana pergerakan tanah yang mengguncang Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, kini menjadi sorotan serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi, Kamis (19/2/2026), memastikan warga terdampak tidak menghadapi musibah ini sendirian.
Didampingi Bupati Majalengka Eman Suherman serta jajaran Forkopimda, sosok yang akrab disapa KDM menyambangi para pengungsi yang sementara ini bertahan di Balai Desa Sukadana.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Di hadapan warga, KDM menyampaikan komitmen nyata yang langsung disambut haru masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bantuan tunai Rp10 juta untuk setiap keluarga korban tanah bergerak.
Namun, bantuan darurat bukan satu-satunya langkah.
KDM meluncurkan gagasan besar yang mengejutkan warga : kawasan terdampak akan ditata ulang menjadi permukiman baru berkonsep "Kampung Wisata", seperti yang telah diterapkan di Sukabumi.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah merencanakan pembangunan rumah panggung dengan anggaran Rp.40 juta per unit, ditambah alokasi dana Rp.1 miliar untuk pembangunan rumah berbahan kayu yang dinilai lebih ringan dan tahan gempa.
"Rumah kayu lebih ringan dan tahan guncangan. Tetap tradisional tapi kokoh. Kita ingin warga kembali tinggal dengan aman dan nyaman," tegas KDM.
Untuk mempercepat realisasi, KDM menggandeng Kodim setempat melalui program Karya Bakti, sekaligus menyiapkan dana tambahan Rp.1 miliar guna memperbaiki infrastruktur desa.
"Saya siapkan dana 1 miliar rupiah, nanti dikerjakan Kodim. Kita tata jalannya, kita bangun rumahnya. Kampung ini harus berubah menjadi Kampung Wisata," ujar Dedi Mulyadi penuh keyakinan.
Tak hanya itu, Gubernur juga meminta Pemkab Majalengka segera menyiapkan lahan relokasi permanen yang benar-benar aman bagi warga terdampak.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan kesiapan penuh.
"Pemkab Majalengka siap menyediakan lahan relokasi yang aman, tidak jauh dari Sukadana namun bebas dari ancaman pergerakan tanah," ungkapnya.
Di tengah kepanikan dan ketidakpastian, warga merasakan secercah harapan baru.
Salah seorang korban terdampak, Rohman, mengaku terharu atas kehadiran langsung pimpinan daerah.
"Kami merasa benar-benar diperhatikan. Terima kasih karena pemerintah cepat merespons musibah ini," ujarnya.
Kini, pergerakan tanah di Blok Godabaya bukan hanya menjadi catatan bencana, tetapi juga titik awal perubahan besar.
Langkah cepat dari penanganan darurat hingga rencana relokasi permanen diharapkan memberi kepastian, rasa aman, dan harapan baru bagi warga Sukadana. ** (Agit)





.jpg)











